الطيران الحربي الاسرائيلي يشن عشرات غارات على قطاع غزةGaza, LiputanIslam.com – Tentara Zionis Israel terus menebar maut di Palestina. Sedikitnya delapan orang Palestina gugur, dan sekitar 48 lainnya cidera akibat serangan Israel terhadap posisi-posisi Hamas di Jalur Gaza, Selasa (8/7/2014). Di saat yang sama, petinggi militer Israel menyatakan pihaknya siap menerapkan semua opsi yang ada, termasuk serangan darat.

“Sejak Israel memulai operasinya, tujuh orang telah gugur dan 48 lainnya luka-luka, empat di antaranya dalam kondisi kritis,” ujar Juru Bicara Departemen Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf al-Qidra, kepada AFP, sebagaimana dikutip Rai al-Youm. Tujuh korban itu gugur akibat serangan udara Israel terhadap sebuah mobil sipil di pusat kota Gaza.

Beberapa warga Palestina yang mengaku sebagai keluarga dua korban di antaranya di Rumah Sakit al-Shifa, Gaza, mengatakan bahwa kedua syahid adalah anggota Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas, satu di antaranya adalah Mohammad Syaaban, 32 tahun, yang merupakan seorang komandan terkemuka brigade tersebut.

Laporan terbaru yang didapat Rai al-Youm menyebutkan bahwa satu lagi aktivis Palestina gugur akibat serangan udara Israel Selasa siang terhadap kamp pengungsi al-Nasirat. Para saksi mata mengatakan bahwa aktivis itu juga merupakan anggota Brigade Izzuddin al-Qassam.

Juru Bicara Hamas di Gaza, Sami Abu Zuhri menyatakan Israel sedang bermain api dengan menyerang rumah-rumah penduduk dan membom mobil-mobil hingga menjatuhkan banyak korban tewas. Dia mengingatkan bahwa Israel harus membayar mahal atas perbuatannya itu.

Juru Bicara Perdana Menteri Israel Ofir Gendelman mengumumkan bahwa militer Israel sejak Senin (7/7/2014) telah memulai operasi bersandi ‘Protective Edge” dengan tujuan membasmi Hamas di Jalur Gaza.

Seorang petinggi Israel yang meminta tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP, “Pasukan Israel siap melakukan segala skenario, termasuk melancarkan serangan darat.”

Sebelumnya, Juru Bicara Militer Israel Brigjen Moti Almoz di Radio Israel mengatakan, “Kami akan mengerahkan pasukan infanteri, tank, artileri dan segala sesuatu yang diperlukan untuk memulihkan keadaan di wilayah selatan.”

Presiden Palestina Mahmoud Abbas Senin malam (7/7/2014) menyerukan kepada Israel supaya segera menghentikan serangan ke Jalur Gaza. Abbas juga meminta masyarakat dunia supaya turun tangan secepatnya untuk menghentikan agresi Israel.

Sementara itu, Faksi Palestina Jihad Islam memulai operasi serangan terhadap Israel dengan sandi “al-Bunyan al-Marsus”. Operasi ini ditandai dengan penembakan sebanyak 60 roket terhadap sasaran-sasaran di Israel, menyusul sekitar 70 serangan udara militer terhadap Palestina dalam operasi bersandi “Protective Edge”.

Brigade ini mengaku telah menembakkan 60 roket ke beberapa permukiman Yahudi Israel sebagai balasan atas dimulainya serangan baru Rezim Zionis Israel terhadap Jalur Gaza.

Reuters melaporkan bahwa Israel mengakui kontinyuitas serangan pejuang Palestina ke berbagai permukiman Zionis, termasuk Ashdod, Ashkelon, Beer Tuvia dan Kiryat Malachi, menimbulkan pekikan sirine di semua kawasan tersebut.

Menurut laporan al-Mayadeen, Menteri Dalam Negeri Israel Gideon Saar menyatakan sama sekali tidak tertutup kemungkinan roket pejuang Palestina mencapai Tel Aviv. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL