Tel Aviv, LiputanIslam.com –  Surat kabar Israel Hayom (IH) memuat artikel berjudul “Penyelesaian Semua Persoalan Suriah Ada Di Tangan Teheran”.  Seperti dikutip lembaga pemberitaan FNA milik Iran, Rabu (12/7/2017), artikel di koran Israel ini menuliskan, “Gencatan senjata di Dataran Tinggi Golan dan diadakannya kawasan terkendali yang membuat Iran terjaga jaraknya dari perbatasan Israel dan Yordania memang merupakan satu keberhasilan taktis, namun keberhasilan ini hanya bersifat temporal.”

Amerika Serikat (AS) dan Rusia belakangan ini memprakarsai kesepakatan gencatan senjata antara pasukan pemerintah Suriah dan faksi-faksi militan oposisi negara ini di bagian barat daya Suriah di mana Golan berada, namun Iran menyatakan pihaknya “tidak terikat” oleh perjanjian ini, sementara gejolak pertempuran di kawasan tersebut mereda sejak gencatan senjata diterapkan.

IH menyebutkan, “Prestasi besar ini tidak akan menghasilkan perubahan besar di Suriah yang sudah terpengaruh oleh eksistensi kuat Iran dan milisi pendukungnya.”

IH kemudian menyebutkan, “Mengingat ancaman Hizbullah mengarah dari Lebanon maka Israel merasakan ancaman ini berasal dari perbatasan dan terpaksa menerima eksistensi Iran di jantung Suriah, eksistesi yang menimbulkan kerisauan mengenai masa depan Golan dan kawasan yang lebih luas lagi.”

Mengenai prakarsa tersebut, Presiden AS Donald Trump dalam wawancara dengan  TV CBN, Rabu, mengatakan telah ada “kesepahaman besar” dengan sejawatnya dari Rusia, Vladimir Putin, yang telah dia temui di sela-sela Pertemuan Puncak G20 di Hamburg, Jerman.

“Sebagian orang mengatakan bahwa  keduanya (AS dan Rusia) tidak boleh sepaham. Siapa orang-orang ini? Saya yakin kami berada dalam kesepahaman yang besar…  Kita  adalah kekuatan nuklir yang besar, sedangkan mereka juga demikian. Tak logis jika kita tidak memiliki suatu hubungan dengan mereka,” katanya. (mm/fna/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL