palestina issa qaraqeRamallah, LiputanIslam.com – Ketua Komisi Tahanan Palestina Issa Qaraqe menyatakan para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel sedang mengalami kondisi yang “sangat sulit” karena Israel enggan menyediakan pakaian dan selimut yang memadai di tengah cuaca ekstrim musim dingin.

“Rezim pendudukan Israel menggunakan cuaca ekstrim untuk membunuh tahanan Palestina ketika para petugas interogasi berusaha mendapatkan pengakuan dari mereka dengan cara mengekspos mereka pada cuaca dingin,” ungkap Qaraqe, sebagaimana dilaporkan Qudsnet dan dikutip Middle East Monitor, Sabtu (10/1/2015).

Menurut Qaraqe, bukannya memberikan pakaian dan selimut kepada tahanan Palestina, pihak penjara Israel malah memaksa mereka membeli pakaian tipis dari kantin, itupun dengan harga mahal.

Untuk mengatasi masalah ini dia mengaku pihaknya sudah menghubungi Palang Merah Internasional supaya mengirim pakaian dan selimut yang memadai untuk para tahanan Palestina, tapi inisiatif ini ditolak oleh otoritas Israel.

Dia juga mengaku sudah mengadukan masalah ini kepada Pengadilan Tinggi Israel, tapi pengaduan itu ditolak dengan klaim bahwa pihak penjara Israel sudah memenuhi semua kebutuhan tahanan Palestina.

Menurut Qaraqe, jumlah tahanan Palestina di penjara-penjara Israel meningkat drastis dari 4,000 menjadi 7,000 orang menyusul gencarnya kampanye Israel untuk penangkapan orang-orang Palestina selama sedikitnya enam bulan terakhir.

Dia menambahkan bahwa penjara-penjara tempat Israel menyekap tahanan Palestina tidak dilengkapi dengan pusat sistem pemanasan ruangan sehingga menimbulkan banyak masalah kesehatan bagi para tahanan.

Qaraqe lantas menyerukan kepada lembaga-lembaga internasional agar peduli kepada masalah ini demi menyelamatkan para tahanan Palestina dengan cara menekan otoritas Israel supaya menghormati dan menerapkan standar internasional dalam memperlakukan para tahanan Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*