gaza 11TelAviv, LiputanIslam.com – Juru Bicara Perdana Menteri Israel, Ofir Gendelman, menyatakan negaranya siap merekonstruksi Gaza apabila faksi-faksi pejuang Palestina bersedia melucuti senjatanya.

“Israel mengajukan syarat perlucutan senjata faksi-faksi Palestina untuk kesepakatan rekonstruksi bangunan-bangunan yang hancur dalam perang Gaza,” ujar Gendelman kepada media Israel, sebagaimana dikutip Rai al-Youm, Selasa kemarin (5/8)

Sebelumnya, Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina Ziyad al-Nakhala mengatakan hampir mustahil syarat perlucutan senjata pejuang Palestina akan diangkat dalam negosiasi pejuang Palestina dengan Israel yang akan digelar di Kairo dengan mediasi pemerintah Mesir dalam waktu dekat.

“Masalah ini tidak bisa dibicarakan,” ujar al-Nakhala kepada kantor berita Turki, Anadolu, di sela-sela kunjungan delegasi Palestina yang datang ke Kairo untuk membicarakan masalah korban luka Palestina.

Seperti diketahui, Selasa pagi kemarin Israel menarik mundur pasukannya ke belakang garis perbatasan Jalur Gaza menyusul pengumuman gencatan senjata yang diberlakukan untuk jangka waktu 72 jam sejak Selasa pukul 08.00 waktu Palestina.

Hingga Selasa pagi itu, jumlah korban jiwa Palestina akibat serangan Israel selama hampir satu bulan tercatat oleh Departemen Kesehatan Palestina di Gaza sebanyak 1,867 orang, sedangkan korban luka 9,470 orang.

Di pihak lain, data resmi Israel menyebutkan 64 tentara dan tiga warga sipil negara Zionis ini tewas, sedangkan korban luka 1,008 orang, 651 di antaranya adalah tentara sedangkan sisanya adalah warga sipil. Tapi menurut Brigade Ezzedin al-Qassam, tentara Israel yang tewas mencapai 161 personil. Selain itu, satu tentara Israel juga tertawan oleh sayap militer Hamas ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL