palestina gaza-tepi barat-israelGazaCity, LiputanIslam.com – Sumber kesehatan Palestina menyatakan satu orang Palestina gugur dan tiga lainnya luka-luka terkena serangan udara Israel di bagian utara Jalur Gaza, Rabu (13/1). Pihak Israel mengklaim serangan itu ditujukan terhadap “para teroris” yang akan melancarkan aksi peledakan.

Sebagaimana dilansir Rai al-Youm, juru bicara Departemen Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf al-Qudra, mengatakan, “Mousa Abu Ze’itar, 23 tahun, gugur, dan tiga orang lainnya luka-luka. Mereka berada di laut Beit Lahia ketika pasukan pendudukan Israel meluncurkan roket ke arah mereka.”

Dia menambahkan bahwa di sekujur tubuh Ze’itar terdapat serpihan roket, sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka sedang.
Pihak Israel dalam statemennya menyatakan mengaku telah melancarkan serangan udara yang ditujukan terhadap “sel teroris yang sedang menyiapkan peledakan bom terhadap pasukan Israel yang berkonsentrasi di sepanjang perbatasan Israel dengan bagian utara Jalur Gaza.”

Menurut IRNA, Depkes Palestina di Gaza juga menyatakan sejak terjadi Intifada 3 yang dimulai pada 1 Oktober 2015 jumlah syuhada Palestina mencapai 156 orang, termasuk 27 anak kecil dan 7 perempuan, sedangkan korban luka berjumlah sekitar 4600 orang.

Pada musim panas 2014 Israel menggempur Jalur Gaza selama 50 hari dan menyebabkan lebih dari 2200 orang Palestina gugur sebagai syuhada. Peristiwa ini menjadi serangan yang terlama dan paling berdarah di antara tiga perang yang dikobarkan Israel terhadap Jalur Gaza. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL