roket Hizbullah lebanonTel Aviv, LiputanIslam.com – Mantan penasehat keamanan nasional Israel Yaakov Amidror menyatakan bahwa milisi Hizbullah yang berbasis di Lebanon memiliki 150,000 rudal.

Jumlah yang dikatakan Amidror itu meningkat karena sebelumnya pihak-pihak Israel selalu menyebutkan angka 100,000 dalam memperkirakakan jumlah rudal Hizbullah.

Amidror sendiri juga bukan sembarang orang karena dia pernah menempati beberapa pos penting. Selain pernah dua tahun menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Zionis PM Benjamin Netanyahu, yaitu pada tahun 2011 hingga 2013, mantan perwira intelijen itu juga pernah menjabat sebagai kepala Departemen Riset Intelijen Militer.

Dia mengatakan bahwa daya serang Hizbullah bisa jadi lebih besar daripada daya serang yang dimiliki oleh semua negara Eropa sekaligus.

“Hizbullah adalah kekuatan penyerang yang sedikit sekali tandingannya, dan bukan tak mungkin menyamai daya serang semua negara Eropa,” katanya dalam wawancara dengan Israel Today, sebagaimana dikutip situs berita al-Ahed dan al-Manar, Minggu (11/1/2015).

“Hizbullah juga merupakan struktur militer yang efektif serta memiliki ribuan rudal yang dapat menjangkau wilayah Israel manapun yang mereka kehendaki,” imbuhnya.

Menurutnya, milisi pimpinan Sayid Hassan Nasrallah itu didukung rudal dari darat ke laut jarak jauh, rudal anti serangan udara, pesawat nirawak dan roket-roket canggih anti tank.

“Hizbullah adalah struktur militer herarkis yang terlembaga dengan baik, dan di level komando mereka memiliki daya kontrol yang sangat baik,” tuturnya.

Lebih jauh, anggota Pusat Studi Strategi Begin-Sadat itu menilai Hizbullah semakin terlatih karena ikut terlibat dalam Perang Suriah, dan posisinya semakin kuat di Lebanon dan Suriah menyusul keberhasilan Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatasi pemberontakan di negaranya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*