korban israel11Tel Aviv, LiputanIslam.com – Departemen Kesehatan Israel menyatakan bahwa hingga Kamis (31/7) sebanyak 139 tentara Zionis terpaksa menjalani rawat inap di berbagai rumah sakit Israek karena menderita luka-luka dalam menjalankan operasi militer di Gaza yang kini telah memasuki hari ke-25, demikian dilaporkan harian Maariv terbitan Israel, sebagaimana diberitakan Rai al-Youm.

Disebutkan bahwa 15 di antara total korban luka tentara Zionis itu kini berada dalam kondisi kritis dan satu lagi berada dalam kondisi “sangat kritis”.

Menurut Maariv, jumlah korban itu mencetak rekor dalam sejarah pertempuran tentara Israel dengan para pejuang Palestina.

Sebelumnya, militer Israel dan Lembaga Bintang Dawud (“Palang Merah”-nya Israel) hanya menyatakan puluhan tentara Zionis cidera, tanpa menyebutkan angka secara persis sejak Israel memulai operasi militer bersandi “Protective Edge” ke Gaza 7 Juli pada lalu.
Sedangkan mengenai data korban tewas tentara Zionis, sejauh ini pihak Israel sudah menyebutkan angka 56, tetapi kelompok pejuangPalestina Hamas menyatakan pihaknya berhasil membunuh sekitar 110 tentara Zionis.

Dalam operasi tersebut Israel mengaku telah melibatnya sebanyak 70,000 personil. Mereka menyatakan perlu waktu berhari-hari untuk menghancurkan terowongan-terowongan para pejuang Palestina di wilayah perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel. Terowongan itu digunakan para pejuang Palestina untuk menyusup dan melancarkan serangan ke wilayah Israel.

Hingga kini Israel terus menggempur Jalur Gaza dan telah memasuki hari ke-25. Data terbaru menyebutkan bahwa jumlah syuhada Palestina mencapai sedikitnya 1,363 orang, sedangkan korban cidera berjumlah lebih dari 7,000 orang. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL