TelAviv, LiputanIslam.com –  Mantan direktur intelijen militer Israel Amos Yadlin melontarkan ancaman terhadap Suriah terkait dengan adanya sistem pertahanan udara S-300 di Suriah. Melalui halaman Twitternya dia menyatakan bahwa jika S-300 sampai dioperasikan di Suriah maka Israel maka mesin perang itu akan menjadi target serangan Israel.

“Jika rencananya Rusia akan mengoperasikan S-300 maka ini bukanlah sesuatu yang baru. Mereka sudah mengoperasikan S-400 yang lebih canggih di Suriah sejak lebih dari dua tahun lalu, tapi tidak pernah melepaskan tembakan ke jet-jet tempur Israel. Sedangkan jika sistem itu diperasikan oleh Suriah maka Israel akan mengetahui bagaimana cara menyerangnya, dan ini akan merugikan citra sistem pertahanan udara Rusia,” cuitnya.

Amos Yadlin adalah orang yang pada Juni 1981 terlibat dalam sebuah serangan Israel bersandi “Operasi Opera”  terhadap reaktor nuklir Irak di selatan Baghdad, Irak. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*