AlQuds, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel mengaku berhasil menemukan terowongan keempat galian kelompok pejuang Hizbullah di dekat perbatasan Lebanon.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan pihaknya telah menemukan terowongan lintas batas keempat yang digali oleh kelompok pejuang Lebanon tersebut di sepanjang perbatasan dengan Israel.

Dalam sebuah statemennya pada Ahad (16/12/2018) IDF menjelaskan bahwa terowongan itu kini berada “di bawah kendali militer dan tidak menimbulkan ancaman lagi”.

“Terowongan itu diledakkan persis seperti yang terjadi pada terowongan sebelumnya, dan siapa pun yang masuk dari wilayah Lebanon akan berada dalam bahaya,” bunyi statemen itu.

Sejak awal bulan ini IDF melancarkan operasi militer bersandi Perisai Utara untuk “mengekspos” dan “menggagalkan” terowongan yang digali Hizbullah.

Tidak ada komentar dari Hizbullah terkait klaim Israel tersebut.

Sementara itu, Presiden Lebanon Michel Aoun pada Selasa lalu mengaku tidak melihat adanya risiko terhadap perdamaian dari operasi militer Israel tersebut.

“Kami tentu serius memperhatikan masalah ini – keberadaan terowongan di perbatasan – dan Israel melalui Amerika Serikat telah memberi tahu kami bahwa mereka tidak memiliki tujuan agresif, dan itu akan terus bekerja di wilayahnya,” kata Aoun dalam konferensi pers.

Ketua parlemen Lebanon Nabih Berri pada 5 Desember lalu mengatakan bahwa Israel tidak memberikan bukti adanya terowongan serangan lintas perbatasan, sehari setelah Israel meluncurkan operasi militer tersebut.

Berri, sekutu politik Hizbullah, mengatakan Libanon telah meminta kepada Israel koordinat geografis terowongan tetapi tidak mendapatkannya.

Israel pernah terlibat perang hebat dengan Hizbullah pada tahun 2006 hingga sedikitnya 1200 orang yang sebagian besar adalah warga sipil Lebanon terbunuh. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*