AlQuds, LiputanIslam.com – Militer Israel mengaku telah menemukan terowongan ketiga galian Hizbullah, Selasa (11/12/2018), dan perdana menteri rezim Zionis ilegal ini, Benjamin Netanyahu melontarkan ancaman keras terhadap Hizbullah.

Terowongan ketiga itu dilaporkan telah ditemukan hanya beberapa jam setelah Hizbullah merilis puluhan foto dan video yang merekam dari jarak dekat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang menggelar operasi bersandi “Perisai Selatan” (Northern Shield), termasuk peta lokasi operasi ini.

Laman al-Manar milik Hizbullah melaporkan bahwa kelompok pejuang yang berbasis di Lebanon ini menyatakan, “Departemen media perang Hizbullah meluncurkan kampanye intensif untuk menunjukkan kelemahan dan kerapuhan tentara Israel, menyorot pasukan musuh dari arah belakang, yang menunjukkan bahwa para mujahidin dapat menyusup ke posisi mereka dan menangkap mereka.”

“Tentara Israel yang ditempatkan di perbatasan dengan Lebanon telah menjadi lelucon ketika publik Lebanon menikmati mengolok-olok mereka… Hantu Hizbullah selalu menghantui orang Israel, memaksakan pada mereka formula tertentu yang tidak akan pernah mereka ikuti,” lanjut al-Manar.

Beberapa gambar menunjukkan personil IDF beroperasi bersama pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), sementara foto-foto close-up lainnya memperlihatkan tentara Israel sedang merokok atau beristirahat.

Peta yang dirilis oleh Hizbullah menunjukkan lima lokasi IDF sedang melakukan penggalian untuk menemukan terowongan di seberang desa-desa Lebanon selatan Kfar Kila, Mis Al-Jabel, Blida, Ramya, dan Alma Ash-Sha’b.

IDF memulai operasi itu pekan lalu untuk mengungkap dan membongkar terowongan lintas perbatasan yang digali oleh Hizbullah yang didukung Iran.

Selasa kemarin IDF mengaku telah menemukan terowongan ketiga yang menyeberang dari Lebanon ke Israel, satu di luar daerah Metulla dan dua lainnya tidak diungkap lokasinya.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di hari yang sama mengunjungi kawasan utara Israel (Palestina pendudukan 1948) untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu. Pada kesempatan ini dia mengatakan bahwa pengungkapan “terowongan serangan” Hezbollah ketiga merupakan bagian dari proses “pembongkaran sistematis”.

 

Dia kemudian mengancam bahwa Hizbullah akan “membuat kesalahan besar” dan akan menerima pukulan “yang bahkan tidak dapat dibayangkan” jika mencoba menyerang pasukan IDF atau melawan operasi tersebut. (mm/raialyoum/jerussalempost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*