saudi israelTelAviv, LiputanIslam.com – Mantan Penasehat Keamanan Nasional Israel Uzi Arad menyatakan hubungan strategi dan keamanan negaranya dengan Arab Saudi terus meningkat dan bahkan mencapai taraf di luar dugaan. .

Sebagaimana dilaporkan Liberation dan Middle East Monitor Senin (8/12), dalam Konferensi Energi 2015 dia mengatakan bahwa Tel Aviv memanfaatkan peran Saudi sebagai kekuatan penyeimbang dalam menghadapi Iran, yang membuatnya memainkan peranan sentral dan efektif dalam rencana-rencana strategis Israel.

Mantan petinggi dinas rahasia Israel, Mossad, ini menilai Arab Saudi sebagai pemain yang sangat penting di bidang energi di kancah internasional, namun tidak jelas bagaimana kondisi dan stabilitasnya di masa mendatang.

Menurutnya, ada kerjasama keamanan antara Israel dan Arab Saudi, dan hubungan ini terjalin dalam bingkai semua kerjasama lainnya.

“Kita harus menanti dan melihat akan sampai di mana kerjasama ini,” katanya.

Dia menambahkan, “Sejauh ini kerjasama antara Tel Aviv dan Riyadh lebih optimal daripada apa yang diumumkan.”

Dia juga mengungkapkan bahwa aktivitas keamanan antara Israel dan Saudi sangat luas.

Mengenai proyek nuklir Iran dia mengatakan bahwa Israel tidak akan menolerir berubahnya Iran menjadi negara berkapabilitas nuklir, dan karena itu Israel akan kembali kepada opsi militer jika hal itu terjadi.

“Sudah lama Mossad membuat rencana-rencana terkait keadaan di mana negara di sekitar kami memiliki senjata nuklir. Pembicaraan demikian sudah di mulai sejak tahun 1980-an. Respon telah dipersiapkan sebelumnya. Jika Anda melihat ada kapal selam baru memasuki pelabuhan Haifa, maka tidak perlu jenius untuk dapat mengetahui pertanda apakah itu,” paparnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL