Third-TempleBaitul Maqdjis, LiputanIslam.com – Para pejabat Israel telah meluncurkan sebuah model untuk “Kuil Yahudi Ketiga” yang terletak di dekat Kompleks Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis Timur (Jerusalem). Para aktivis menyebutkan bahwa kuil itu memiliki dinding besar dan dapat menampung ribuan pengunjung perhari.

Rezim Israel berharap kuil itu dapat menarik puluhan ribu wisatawan lokal dan mancanegara pertahun, sementara Badan Wakaf dan Cagar Budaya Masjid al-Aqsha menyebut langkah Israel itu sebagai ancaman serius bagi Masjid al-Aqsha dan menilainya sebagai tindakan yang bertujuan menggalang dukungan kepada pendirian kuil Yahudi di situs sejarah Masjid al-Aqsha.

Berbagai kelompok Palestina sebelumnya sudah mengingatkan proyek penggalian yang dilakukan Israel secara besar-besaran di area gerbang selatan Komplek Masjid al-Aqsha.

Parlemen Israel, Knesset, 25 Februari lalu mendiskusikan rencana negara Zionis ini untuk menganeksasi Komplek Masjid al-Aqsha. Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengecam diskusi tersebut dan menganggapnya sebagai “eskalasi bahaya” dan bagian dari proyek “Judaisasi Baitul Maqdis” oleh Israel.  Otoritas Palestina juga mengingatkan bahaya rencana Israel memaksakan “kedaulatan”-nya atas Masjid al-Aqsha.

Komplek Masjid al-Aqsha yang terletak di kota kuno Baitul Maqdis yang diduduki Israel menjadi ruang sengketa sejak kaum Zionis mengklaimnya sebagai area Gunung Kuil atau Temple Mount yang merupakan situs paling suci dalam ajaran Yahudi, sedangkan bagi umat Islam Masjid al-Aqsha merupakan tanah suci ketiga setelah Mekkah al-Mukarramah dan Madinah al-Munawwarah di Arab Saudi. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL