kubah besi israelTelAviv, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel penjajah bumi Palestina hari Minggu lusa (18/9/2016) akan memulai latihan perang secara besar-besaran untuk mengantisipasi badai rudal yang akan menerjang Israel dari berbagai arah, termasuk  Jalur Gaza, Lebanon, Suriah dan Iran. Demikian laporkan IRNA, Kamis (15/9/2016) berdasarkan laporan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth (YA).

Dalam perang selama 33 hari dengan para pejuang Lebanon tahun 2006 Israel menelan pil pahit dan mengalami trauma kekalahan sehingga setiap tahun menggelar latihan perang berskala besar karena mau tidak mau mereka harus menyiapkan diri untuk perang yang dipastikan akan terjadi di masa mendatang.

YA menyebutkan bahwa berdasarkan data-data terbaru militer Israel setiap tahun merancang skenario baru untuk perang mendatang, dan diperkirakan bahwa 90 persen rudal yang akan menerjang Israel memiliki jarak tempuh 40 km dan berhulu ledak seberat 10 kg.

Disebutkan pula bahwa dalam perang mendatang sebanyak 230,000 rudal dari berbagai jenis akan dilesatkan ke Israel dan menjangkau banyak kawasannya, termasuk Haifa di utara dan Hashfela di selatan, dan setiap hari sedikitnya akan ada puluhan rudal menerjang kawasan metropolit Gush Dan di Tel Aviv, ibu kota Israel.

Menurut YA, sebagian besar rudal itu memiliki jarak tempuh sedang jenis Grad 107 mm dan Grad 122 mm, dan tak mudah sistem penangkis rudal Kubah Besi (Iron Dome) milik Israel mengatasinya. Dalam latihan perang tahun ini tentara Israel akan berlatih dengan skenario baru mengantisipasi inflitrasi pasukan Hizbullah ke kawasan-kawasan permukiman atau pangkalan-pangkalan militer Israel di kawasan perbatasan Israel-Lebanon.

Latihan perang ini akan digelar selama empat hari di mana suara sirine akan banyak dipekikkan untuk pelatihan warga Zionis masuk ke dalam bungker-bunker perlindungan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL