An Israeli tank fires a shell into the Gaza Strip from its position near the enclave on July 23, 2014. Foto: Press Tv

An Israeli tank fires a shell into the Gaza Strip from its position near the enclave on July 23, 2014. Foto: Press Tv

GazaCity, LiputanIslam.com – Tentara Israel dilaporkan telah melepaskan tembakan dengan peluru-peluru berat ke rumah-rumah penduduk dan area pertanian di sebelah timur kota Khan Younis di bagian selatan Jalur Gaza, Jumat malam (15/8). Bersamaan dengan ini dilaporkan pula bahwa sejak peristiwa hilangnya tiga warga Zionis sampai sekarang, tentara Israel telah menangkap sekitar 2,000 penduduk Palestina di Tepi Barat.

Al-Quds al-Arabi mengutip keterangan Juru Bicara Departemen Kesehatan Paestina di Gaza, Ashraf al-Qudrah, menyebutkan bahwa serangan yang melanggar gencatan senjata untuk jangka waktu lima hari itu tidak menjatuhkan korban.

Seperti diketahui, sejak Rabu lalu (13/8) kedua pihak Palestina dan Israel sepakat memperpanjang gencatan senjata di Jalur Gaza hingga lima hari lagi.

Selama lima minggu menggempur Jalur Gaza, pasukan Zionis telah membunuh sekitar 2,000 warga Palestina dan melukai lebih dari 10,000 warga lainnya.

Sejak beberapa hari lalu sampai sekarang delegasi Palestina dan delegasi Israel terlibat perundingan dengan mediasi pemerintah Mesir di Kairo untuk gencatan senjata permanen. Hingga kini belum tanda-tanda adanya kemajuan dalam negosiasi tersebut, yang berarti bahwa Tel Aviv tetap bersikukuh menolak tuntutan pihak Palestina, terutama pencabutan blokade Jalur Gaza yang sudah berlangsung tujuh tahun.

Laporan lain menyebutkan sejak kasus hilangnya warga Zionis di al-Khalil, Tepi Barat, pada 2 Juni lalu, sampai sekarang tentara Israel telah menangkap hampir 2,000 warga Palestina di semua wilayah Tepi Barat. Dengan adanya penangkapan itu maka jumlah warga Palestina yang mendekam di penjara Israel bertambah drastis menjadi sekitar 7,000 orang.

Peneliti urusan tahanan Palestina, Abdul Nasser Farwanah, mengatakan, “Kondisi dalam penjara rezim pendudukan sangat menekan dan sama sekali tidak dapat ditolerir.” Dia menambahkan bahwa Perang Gaza beserta semua dampaknya yang tragis telah membuat ledakan masalah tahanan Palestina menjadi tertahan.

Dia meminta supaya masalah tahanan Palestina tetap diangkat di media dan mendapat perhatian serius.

Dalam dua hari terakhir, tentara Israel telah melancarkan operasi penangkapan secara masif di beberapa kawasan di Baitul Maqdis. Mereka sudah menangkap lebih dari 100 orang Palestina yang sebagian besar adalah anak muda. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL