Israel declares closed military zone in GolanTel Aviv, LiputanIslam.com – Tentara Zionis Israel telah melancarkan serangan darat dan udara ke beberapa lokasi di wilayah Suriah. Demikian dinyatakan sumber-sumber Israel Senin (2/6/2014), sebagaimana dilaporkan Press TV.

Serangan itu dilakukan pasukan Israel pada Ahad (1/6/2014) tengah malam di wilayah Dataran Tinggi Golan. Mereka antara lain mengerahkan beberapa tank untuk menembak posisi-posisi tentara Suriah di kawasan tersebut. Tidak ada laporan mengenai korban yang mungkin jatuh akibat serangan tersebut.

Serangan itu dilancarkan beberapa jam setelah tersiar laporan mengenai tewasnya seorang remaja Palestina di kawasan Dataran Tinggi Golan. Militer Israel mengklaim remaja itu tewas akibat tembakan mortir yang meluncur dari arah Suriah.

Di kawasan tersebut tentara Suriah memang terlibat pertempuran dengan militan yang terfaliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda sehingga peluru mortir Suriah berulang kali menerjang wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Dataran Tinggi Golan sendiri adalah wilayah Suriah yang diduduki Israel sejak dekade 1960-an. Pasca perang Israel-Arab yang berlangsung enam hari pada tahun 1967, selain menduduki Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, Israel juga menduduki Dataran Tinggi Golan.

Pada tahun 1981, Tel Aviv mengintegrasikan Dataran Tinggi Golan ke dalam wilayah pendudukan Palestina, namun tindakan itu tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional dan tetap dipandang sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam resolusi nomor 497 menolak pengintegrasian tersebut. PBB memandang wilayah itu sebagai kawasan pendudukan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL