palestina al-aqsaBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Imam dan khatib Masjid al-Aqsa Syeikh Ikrimah Sabri menyatakan Israel menggunakan berbagai cara untuk menghancurkan Masjid al-Aqsa di Baitul Maqdis.

“Rezim pendudukan Zionis berusaha menghancurkan Masjid al-Aqsa, namun karena mereka takut terhadap reaksi dunia jika mereka menghancurkannya sekaligus maka pengrusakannya mereka kaitkan dengan faktor alam,” katanya, sebagaimana dilaporkan harian al-Watan, Rabu (14/1/2015)

Dia menjelaskan bahwa kaum Zionis telah mengeruk dan mengosongkan tanah di bagian bawah bangunan utama Masjid al-Aqsa serta menyingkirkan fondasi-fondasinya. Mereka memperkirakan bahwa di Palestina akan terjadi gempa bumi dengan kekuatan 5 skala richter, dan jika ini terjadi maka bisa jadi Masjid al-Aqsa akan hancur akibat banyaknya lobang galian di bawahnya lalu mereka mengatakan bahwa kehancuran al-Aqsa terjadi akibat faktor alam, bukan akibat ulah keji mereka.

Syeikh Sabri juga mengatakan bahwa berlanjutnya upaya kaum Zionis untuk masuk ke dalam Masjid al-Aqsa tak lain adalah serangan, bukan kunjungan.

“Orang yang hendak berkunjung ke suatu rumah tentu harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari tuan rumah. Sedangkan para pemukim Zionis masuk begitu saja ke Masjid al-Aqsa tanpa meminta izin dari umat Islam,” ungkapnya.

Dia kemudian meminta semua negara Islam ikut berusaha melindungi Masjid al-Aqsa yang merupakan tempat suci bagi seluruh umat Islam. Dia juga mengingatkan kemungkinan situasi Palestina akan memburuk pasca pemilu Israel yang akan datang.

“Pemilu yang akan datang di Palestina pendudukan bisa jadi sangat buruk pengaruhnya bagi Palestina, demikian pula bagi Masjid al-Aqsa,” tuturnya.

Dia menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang ada, kabinet Israel yang akan datang diperkirakan akan lebih radikal daripada kabinet sekarang.

Sementara itu, laporan lain dari kantor berita Qatar, QNA, menyebutkan bahwa sejumlah warga Israel telah menyerbu Masjid al-Aqsa, Rabu (14/1/2015). Mereka didukung oleh tentara Zionis dan digerakkan oleh rabi ekstrim Yahudi Mordechai Tendler.

Mereka masuk ke dalam masjid kemudian membacakan Talmud serta menyelenggarakan ritus-ritus keagamaan mereka.

Mendatangi dan menyerbu masjid yang pernah menjadi kiblat umat Islam itu belakangan ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap beberapa waktu oleh para ekstrimis Zionis. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*