Damakus, LiputanIslam.com –   Para pengamat Suriah menyatakan bahwa eskalasi yang dilakukan Israel belakangan mengalami penyempurnaan dengan adanya eskalasi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, dan bahwa negara Zionis ilegal itu bertaruh dengan keberlanjutan perang terhadap Suriah.

Sebelumnya, pasukan pertahanan udara Suriah berhasil menggagalkan beberapa agresi terbaru Israel  yang dilakukan dalam jangka waktu kurang dari 24 jam.

Langit Suriah diwarnai pemandangan agresi itu dan tersiar kabar adanya beberapa agresi beruntun Israel terhadap Suriah pada jangka waktu tersebut.

Baca: Lagi, Pertahanan Suriah Berhasil Lumpuhkan Beberapa Proyektil dari Wilayah Israel

Dilaporkan bahwa pasukan pertahanan udara Suriah telah mencegat benda-benda yang menyusup dari kawasan-kawasan yang diduki Israel menuju kawasan barat daya provinsi Damaskus dan melintasi Gunung al-Sheik dan kawasan Segi Tiga Maut, namun terdeteksi oleh radar Suriah sehingga rudal-rudal Suriah mencegatnya sebelum mencapai sasaran.

Dilaporkan bahwa Israel menggunakan metode agresi baru di wilayah Suriah, melalui benda-benda  yang menembus atmosfer berbagai daerah untuk menyibukkan sistem pertahanan udara Suriah serta mengungkap  radar- radar Suriah.

Menurut para pengamat di Damaskus, ibu kota Suriah, agresi baru itu dijadwal Israel dengan memanfaatkan ketegangan  antara AS  dan Iran, dan dengan tujuan melanjutkan tekanan terorisme, politik, dan ekonomi  terhadap Suriah.

Agresi Israel secara berulang terhadap Suriah merupakan bagian dari perang yang sengaja yang dipaksakan terhadap Suriah serta membuktikan lagi dukungannya kepada kelompok-kelompok bersenjata yang sudah berantakan di provinsi Hama dan Idlib, Suriah. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*