tentara israel di golan2TelAviv, LiputanIslam.com –  Di tengah banyaknya laporan mengenai kekuatiran Israel terhadap serangan balasan yang akan dilancarkan pejuang Hizbullah Lebanon terkait dengan serangan teror Israel yang menggugurkan petinggi Hizbullah Samir Quntar, sumber-sumber militer Israel mencoba menggertak Hizbullah agar mengurungkan niatnya untuk membalas serangan.

Sebagaimana dilaporkan Rai al-Youm, Jumat (25/12), militer Israel mengingatkan Hizbullah agar jangan coba-coba balas dendam.

“Salah besar jika Hizbullah mengira bahwa Israel akan membiarkan begitu saja balas dendam itu,” bunyi peringatan tersebut.

Para petinggi militer Zionis menyerukan kepada Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah supaya “mengingat lagi salah duganya di masa lalu yang telah menyulut Perang Lebanon II menyusul aksi penculikan dua tentara Israel.”

Peringatan Israel terhadap Hizbullah ini dinyatakan sebagai tanggapan atas statemen Nasrallah belum lama ini bahwa Hizbullah berhak membalas serangan Zionis yang telah menggugurkan Syahid Samir Quntar dan beberapa pejuang lain di Suriah. (Baca: Nasrallah: Kami Berhak Membalas Pembunuhan Syahid Quntar Oleh Israel )

Yedioth Ahronoth menyebutkan bahwa militer Israel serius menyikapi ancaman serangan balasan Hizbullah. Menurut koran Israel ini, di Tel Aviv ada kekuatiran Nasrallah “keliru” dalam memperkirakan reaksi Israel terhadap “balas dendam Hizbullah di perbatasan Lebanon atau Suriah, atau di luar maupun di dalam wilayah Israel sendiri.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL