iran khamenei-obamaTelAviv, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan jajaran stafnya enggan menelusuri kebenaran berita yang dilansir surat kabar Amerika Serikat (AS) Wall Steet Journal (WSJ) bahwa Presiden AS Barack Obama diam-diam telah melayangkan surat kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Grand Ayatolllah Ali Khamenei. Demikian dilaporkan oleh Rai al-Youm, Jumat (7/11), berdasarkan keterangan sumber-sumber politik papan atas di Tel Aviv.

WSJ sebelumnya melaporkan bahwa Obama sebulan lalu telah melayangkan surat rahasia kepada Khamenei berisikan pembahasan mengenai kemungkinan kerjasama kedua negara dalam penumpasan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) jika kedua pihak sudah mencapai kesepakatan mengenai proyek nuklir Iran.

Namun demikian, Juru Bicara Gedung Putih Josh Earnes menolak berkomentar mengenai kabar tersebut. Kepada perwakilan media massa dia hanya mengaku tidak memiliki kewenangan untuk berbicara mengenai surat-surat khusus Presiden AS dengan pemimpin manapun di dunia. (Baca juga: Presiden Obama Kirim Surat Rahasia ke Iran?)

Menurut WSJ, surat yang dikirim pada pertengahan Oktober lalu itu bukan yang pertama kalinya, melainkan merupakan surat keempat yang dilayangkan Obama kepada Khamenei sejak tahun 2009. Akan tetapi, lanjut WSJ sembari mengutip keterangan para pejabat Washington, pemimpin tertinggi di Iran itu sama sekali tidak pernah membalas surat-surat tersebut.

Berita pengiriman surat Obama kepada pemimpin Iran ini beredar sementara beberapa negara sekutu AS di Timur Tengah, termasuk Israel dan Arab Saudi, sudah sekian lama gelisah oleh kemungkinan pemerintah Washington membuka pintu dialog dengan Teheran.

Koran Haaretz, Israel, Jumat kemarin menyebutkan bahwa sumber-sumber di Tel Aviv menyatakan Obama tidak pernah memberitahukan perihal pengiriman surat itu kepada Israel mapun kepada negara-negara Arab Teluk Persia, termasuk Arab Saudi.

Di pihak lain, koran Asre Iran melaporkan hingga kini belum ada satupun sumber di Iran yang berkomentar mengenai berita tersebut. Namun, lanjut koran berbahasa Persia ini, Khamenei sejak awal sudah berulangkali menegaskan tidak mungkin terjalin kerjasama antara Teheran dan Washington dalam penumpasan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL