Ledakan di dekat Bandara Internasional Damaskus

Moskow, LiputanIslam.com –  Pemerintah Rusia menyerukan kepada “semua negara” supaya “menahan diri” dan menghindari “meningkatnya ketegangan” di Suriah menyusul peristiwa jatuhnya beberapa rudal dekat bandara Damaskus yang, menurut pihak Suriah, berasal dari wilayah pendudukan Israel.

Jubir Kremlin Dmitri Peskov, Kamis (27/4/2017), kepada wartawan mengatakan, “Kami menganggap semua negara hendaknya menahan diri demi menghindari meningkatkan ketegangan di kawasan yang memang kacau, dan kami menyerukan penghormatan kepada kedaulatan Suriah.”

Sumber militer Suriah mengatakan Israel telah menembakkan beberapa rudal ke posisi militer dekat bandara internasional Damaskus, sebagaimana dilansir kantor berita resmi Suriah, SANA.

“Salah satu posisi militer di barat daya bandara internasional Damaskus dini hari ini terkena serangan Israel dengan beberapa rudal yang dilesatkan dari dalam wilayah pendudukan, hingga menyebabkan terjadinya beberapa ledakan di lokasi kejadian dan menimbulkan kerugian materi,” kata sumber anonim itu, Kamis.

Dia menambahkan bahwa serangan ini dilancarkan Israel dari wilayah pendudukan Golan dan menimpa tanki-tanki bahan bakar.

Mengenai serangan balasan Suriah dia mengatakan, “Balasan tidak akan terlambat, pasukan Suriah dan sekutunya akan mengandaskan agenda baru Israel di perbatasan wilayah pendudukan Golan dan akan terus memerangi semua antek musuh.”

Beberapa laporan menyebutkan bahwa  serangan Israel ditujukan terhadap tanki bahan bakar dan sebuah gudang milik Hizbullah Lebanon, tapi Suriah membantah Hizbullah memiliki gudang senjata di sana.

(baca: Suriah: Hizbullah Tak Punya Gudang Senjata Dekat Bandara Damaskus)

Di pihak lain, tanpa menyinggung apakah pihaknya telah melancarkan serangan itu atau tidak, Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz menegaskan bahwa negaranya akan campur tangan setiap kali menerima “informasi berbahaya” mengenai ada pengiriman senjata kepada Hizbullah.

Dalam perkembangan terbaru, militer Israel mengaku telah menjatuhkan “sasaran” di atas dataran tinggi Golan beberapa jam setelah Suriah menuduh Israel menyerang lokasi dekat bandara internasional Damaskus.

“Sistem pertahanan udara Patriot telah menerjang sasaran di atas dataran tinggi Golan,” tulis militer Israel di halaman Twitternya, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Sejak Suriah dilanda perang pada tahun 201 Israel sudah beberapa kali melancarkan serangan ke wilayah Suriah dengan sasaran musuh nomor wahidnya, Hizbullah Lebanon. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL