AlQuds, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel dan rezim Bahrain menyambut gembira keputusan Presiden Amerika Serika (AS) Donald Trump mencantumkan pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam daftar organisasi teroris versi Washington.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan menjelang malam pemilu parlemen di mana ia berharap menang di wilayah kelima, Senin (8/4/2019) memuji keputusan AS itu dengan mengatakan, “Presiden Donald Trump telah menanggapi permintaan saya.”

Dia melanjutkan, “Terima kasih, teman baik saya, Presiden Donald Trump, atas keputusan Anda untuk menggolongkan IRGC sebagai organisasi teroris. Terima kasih Anda telah menanggapi permintaan penting lain yang melayani kepentingan negara kami dan negara-negara lain.”

Sambutan baik untuk keputusan AS tersebut juga dinyatakan oleh Kementerian Luar Negeri Bahrain yang gencar menumpas gerakan rakyatnya untuk reformasi sembari menuding Iran berada di balik gerakan ini.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengingatkan kepada semua “perusahaan dan bank di seluruh dunia” agar tidak berurusan dengan IRGC setelah pasukan elit Iran dimasukkan oleh Washington dalam daftar organisasi teroris.

“Perusahaan dan bank di seluruh dunia memiliki tanggung jawab yang jelas untuk memastikan bahwa semua lembaga yang melakukan transaksi keuangan dengan mereka tidak memiliki hubungan material dengan IRGC,” kata Pompeo.

Dia menambahkan bahwa pemerintah Iran “tidak hanya mendukung terorisme”, melainkan juga terlibat dalam aksi-aksi teror”. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*