TelAviv, LiputanIslam.com –  Menhan Israel Avigdor Lieberman membantah negaranya terlibat dalam serangan ke Lanud T-4 di provinsi Homs, Suriah.

“Saya tidak tahu siapa yang ada di Suriah, dan saya tidak tahu siapa yang menyerang T-4,” katanya dalam jumpa pers saat mengunjungi sebuah pangkalan militer di wilayah pendudukan Golan, Selasa (10/4/2018).

Dia kemudian mengecam keberadaan Iran di Suriah dengan mengatakan, “Kami tidak akan memperkenankan kubu Iran di Suriah, dengan harga apapun, dan tak ada pilihan lain bagi kami. Menerima keberadaan orang-orang Iran di sana sama dengan memperkenan mereka mencekik kami.”

Sehari sebelumnya Suriah, Rusia, dan Iran menuduh Israel sebagai pelaku serangan ke Lanud T-4 yang menewaskan 14 tentara Suriah dan sekutunya, termasuk tiga perwira Suriah dan empat orang Iran.

Selasa kemarin Pimpinan  Besar Iran, Ayatullah Ali Khamenei, menegaskan bahwa serangan rudal Israel ke pangkalan udara Suriah tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja tanpa balasan.

Pada 10 Februari lalu Israel juga telah menyerang Lanud T-4 setelah menuding Iran mengirim nirawak dari lanud ini ke zona udara Israel.

Kemlu Israel, Selasa, menyatakan bahwa dubesnya untuk Rusia, Gary Koren, telah dipanggil oleh Kemlu Rusia untuk membicarakan perkembangan terbaru terkait dengan krisis Suriah, termasuk adanya serangan rudal ke Lanud T-4. Kemlu Israel juga menyatakan bahwa pihaknya masih terus berkomunikasi dengan Rusia.

Kemhan AS Pentagon, Senin, menepis dugaan bahwa AS telah melancarkan serangan ke pangkalan udara T-4 dekat kota Homs di Suriah yang terjadi Ahad lalu.  (mm/rayalyoum)

(mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*