AlQuds, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel mengancam akan menamatkan riwayat Presiden Suriah Bashar al-Assad jika pasukan Iran sampai menyerang Israel dari wilayah Suriah.

Seperti dilaporkan Ray al-Youm, Senin (23/4/2018), Menteri Infrastruktur, Enegeri, dan Sumber Daya Nasional Israel Yuval Steinitz dalam sebuah rekaman video yang dipublikasi oleh laman Wanet mengatakan, “Jika Assad memperkenankan Iran atau pihak lain manapun mengumumkan perang terhadap Israel dari wilayah Suriah maka dia bertanggungjawab penuh atas segala dampaknya.”

Steinitz yang juga anggota kabinet keamanan nasional yang berurusan dengan berbagai persoalan strategi Israel menegaskan, “Tidak beralasan bagi kami membiarkan Assad dengan satu dan lain cara menyatakan perang dari negaranya lalu dia atau rezimnya tetap eksis. Dia tidak akan bisa duduk tenang lagi di istananya, dan jiwanya sendiri akan terancam.”

Dia menambahkan, “Saya kira apa yang terjadi di Suriah mungkin akan menentukan bagi masa depan dan keamanan kami, dan saya berharap perkara ini tidak akan memburuk dan berkembang menuju perang total. Kami bertekad mencegah eksistensi militer Iran di perbatasan utara kami, dan saya berharap hal ini jelas bagi orang-orang Iran dan Bashar Assad. Assad hendaknya tidak menanggung resiko yang akan membuatnya menyesal di masa mendatang.”

Israel dan Suriah secara formal berada dalam kondisi perang sejak beberapa dekade lalu meskipun gencatan senjata di Golan masih bertahan secara umum hingga kemudian terjadi pemberontakan dan terorisme hebat di Suriah pada tahun 2011, lalu situasi di Suriah memanas antara Iran dan Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir Israel telah melancarkan beberapa kali serangan terhadap sasaran-sasaran di Suriah.

Israel menahan diri untuk tidak terlibat langsung dalam perang di Suriah, namun mengaku telah melancarkan beberapa kali serangan udara ke Suriah dengan dalih menghentikan konvoi truk pengangkut berbagai jenis senjata canggih Iran kepada Hizbullah Lebanon. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*