Hamas forces display an M-75 home-made rocket in a military parade in Gaza City on November, 14, 2013. Press TVTelAviv, LiputanIslam.com – Seorang pejabat senior Israel mengakui pihaknya telah berbuat kesalahan strategis dalam mengukur tingkat kesolidan, resistensi dan kemampuan militer para pejuang Palestina. Sebagaimana dilaporkan AFP, pejabat Tel Aviv yang meminta tidak disebutkan namanya itu mengaku tidak menyangka perang di Gaza bisa berlanjut sampai 50 hari akibat kemampuan para pejuang Palestina bertahan dan melawan serangan Israel.

“Seandainya dua bulan lalu Anda bertanya maka mustahil kami memperkirakan suatu perang akan terjadi di Gaza selama 50 hari,” kata pejabat Zionis itu kepada kantor berita Perancis tersebut, Selasa (2/9).

Dia yang memang meminta namanya tidak disebutkan itu juga menyinggung serangan darat dan laut pasukan komando Gerakan Perlawanan Islam, Hamas.

“Mereka sudah terkondisi dan tertata rapi, dan jelas sekali bahwa mereka sudah cukup terlatih,” tuturnya.

Seperti diketahui, Rezim Zionis Israel pada tanggal 26 Agustus lalu menyepakati gencatan senjata yang diusulkan oleh pemerintah Mesir.
Sebelumnya, Israel telah melancarkan operasi militer ke Jalur Gaza dengan sandi “Protective Edge” selama 51 hari hingga mengakibatkan lebih dari 2000 warga Palestina gugur syahid dan ribuan lainnya menderita luka-luka.

Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), 70 persen korban jiwa di pihak Palestina adalah warga sipil.

Di pihak Israel, menurut keterangan resmi rezim Tel Aviv, sebanyak 66 tentara dan enam warga sipil tewas akibat serangan para pejuang Palestina. Namun demikian, pihak pejuang Palestina menyebutkan jumlah yang jauh lebih besar untuk korban tewas di pihak militer Israel, yaitu 151 personil.

Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya’lon Selasa lalu (2/9) mengumumkan bahwa serangan Israel ke Jalur Gaza selama 51 hari telah menelan biaya lebih dari 2,5 milyar Dolar Amerika Serikat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL