TelAviv, LiputanIslam.com –  Israel bermaksud memberikan laporan kepada Sekjen PBB António Guterres ihwal kegiatan Iran yang dinilai meresahkan negara Zionis ilegal ini di kawasan sekitarnya.

Guterres rencananya akan berkunjung ke Israel pada akhir bulan Agustus 2017 untuk menemui tiga petinggi Israel, yaitu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,  Presiden Reuven Rivlin, dan Menteri Pertahanan Avidgor Lieberman.

Koran Israel Hayom melaporkan bahwa dalam pertemuan ini Israel akan menyerahkan kepada Guterres data-data keamanan terkait dengan pergerakan Iran dan Hizbullah Lebanon di kawasan sekitar Israel.

Disebutkan bahwa Tel Aviv akan mengingatkan PBB mengenai eskalasi pengaruh Iran menyusul kekalahan kelompok teroris ISIS secara bertubi dan menurunnya tensi pertempuran di Suriah.

Israel mencemaskan kemungkinan Teheran berhasil menciptakan “zona pengaruh berantai” dari wilayah wilayah perbatasannya hingga Irak dan Suriah sehingga ancaman Iran bagi Israel praktis meningkat.

Menyinggung kunjungan dua pejabat Israel Yossi Cohen, kepala dinas rahasia MOSSAD, dan Herzi Halevi kepala Direktorat Intelijen Militer, ke Washington, Israel Hayom menyebutkan bahwa mereka mendesak pemerintah Amerika Serikat supaya melakukan tindakan yang lebih agresif untuk mematau pergerakan Iran di kawasan.

Koran ini melaporkan bahwa pesan serupa juga akan disampaikan kepada Sekjen PBB mengenai keharusan Dewan Keamanan PBB mencegah pengiriman senjata Iran kepada Hizbullah melalui wilayah Suriah. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL