sinjar01Baghdad, LiputanIslam.com – Kementerian HAM Irak menyatakan bahwa kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengusir sekitar 1,500 keluarga di kawasan Azwiyah di barat kota Ramadi, ibu kota provinsi Anbar.

“Akhir Oktober lalu gerombolan itu telah mengusir keluarga-keluarga tersebut dari rumah masing-masing setelah mereka merampas seluruh harta benda, termasuk kendaraan, sehingga keluarga-keluarga itu terpaksa berjalan kaki di tengah gurun menuju distrik Haditha,” ungkap Kementerian HAM Irak, sebagaimana dilaporkan berbagai media Timur Tengah, termasuk Alarabiya dan al-Hadath, Kamis (20/11).

Kementerian ini menambahkan bahwa penduduk tak berdosa itu terlantar dan berjalan berjam-jam dalam kondisi yang sangat berat tanpa makanan dan minuman sehingga sebanyak 18 anak kecil meninggal dunia, dan banyak orang lain kelelahan total dan pingsan, terutama kaum perempuan dan para lansia.

Sebelumnya, sebagaimana dilaporkan al-Arabiya, Komisaris Tinggi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa geng-geng teroris bersenjata ISIS telah menelantarkan dan mengusir lebih dari 100,000 ribu anak kecil dari kota Tel Afar dan al-Shabak serta warga Kristen.

Lembaga ini menegaskan bahwa anak-anak kecil kecil itu mengalami kondisi yang sangat tragis di mana lebih dari 150 anak kecil meninggal dunia sejak krisis melanda kota Mosul, Irak utara, yang kemudian disusul dengan tragedi pengungsian secara besar-besaran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL