Suruc, LiputanIslam.com – Sekitar 31,000 warga Kurdi kota Ain al-Arab (Kobane), Suriah, dilaporkan kembali ke rumah dan kampung halaman mereka dalam satu bulan teakhir ini setelah sekian bulan mengungsi ke Turki. Demikian dilaporkan kantor berita Anatolia, Kamis (19/3/2015).

Gubernur distrik Suruc, Turki, Abdullah Ciftci, mengatakan, “Proses kepulangan para pengungsi Kobane yang sejak enam enam bulan lalu mengungsi ke Turki terus meningkat sejak ISIS mundur dari wilayah Aleppo.”

Menurutnya, sejak awal peristiwa serangan kelompok teroris ISIS terhadap Kobane yang kemudian mendapat perlawanan sengit dari milisi Kurdi setempat, sekitar 190,000 warga Kobane mengungsi ke wilayah Turki.

Dia menambahkan bahwa pertempuran di Kobane sudah reda, namun hingga masih ada sekitar 50 desa di kawasan sekitar kota ini masih dikuasai oleh ISIS.

“Dalam setiap minggu rata-rata ada sekitar 7,000 pengungsi menyeberang ke Kobane dari pintu perbatasan Murshid Binar, dan pintu perbatasan ini setiap minggu dibuka tiga kali untuk kepulangan ara pengungsi, sedangkan di hari-hari lain dibuka hanya untuk lalu lintas mobil-mobil pengangkut bantuan kemanusiaan,” paparnya.

Dia juga menjelaskan bahwa di saat-saat diperlukan bantuan kemanusiaan selalu dikirim kepada penduduk Kobane, dan ada sekitar 3000 mobil Suriah aktif bergerak di kawasan perbatasan tersebut untuk melayani kebutuhan para pengungsi.(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*