ypg kobane suriahBeirut, LiputanIslam.com – Para petempur Kurdi yang tergabung dalam Unit Perlindungan Rakyat (YPG) akhirnya berhasil mengusir kawanan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari kota Ain al-Arab alias Kobane di bagian utara Suriah dekat perbatasan Turki setelah empat bulan terjadi pertempuran sengit antara kedua belah pihak. Demikian dilaporkan lembaga Pemantau HAM Suriah (SOHR), Senin (26/1/2014).

“YPG menguasai kota Kobane hampir sepenuhnya setelah berhasil mengusir elemen ISIS,” ujar Ketua SOHR Rami Abdul Rahman kepada AFP sembari menyebutkan bahwa kawanan bersenjata ISIS terdesak mundur ke kawasan sekitar kota yang mayoritas penduduknya bersuku Kurdi Suriah tersebut.

Secara simbolik dan militer, peristiwa ini menjadi pukulan paling telak bagi ISIS di Suriah sejak kelompok bersenjata sempalan jaringan teroris al-Qaeda itu berhasil mengembangkan aksi dan kekuasaannya atas banyak kawasan di Suriah pada musim panas tahun lalu.

Menurut Abdul Rahman, ISIS menarik pasukannya dari arah timur ke kawasan sekitar Kobane, namun beberapa orang di antara mereka masih mencoba bertahan bertempur di kawasan Maqtalah di bagian timur Kobane, sementara milisi Kurdi Suriah gencar menggelar “operasi penyisiran”.

Dia menambahkan bahwa milisi YPG terus bergerak maju dengan perlahan dan ekstra hati-hati ke kawasan-kawasan yang semula dikuasai ISIS karena dipastikan bahwa kawanan teroris ini telah memasang banyak ranjau sebelum mundur.

ISIS mulai menyerang Kobane pada 16 September 2014, dan berhasil menguasai banyak desa di kawasan sekitarnya sebelum kemudian masuk ke Kobane pada 3 Oktober 2014.

Kota ini nyaris jatuh sepenuhnya ke tangan ISIS, namun para pejuang Kurdi tetap gigih bertahan mati-matian hingga kemudian berhasil mendesak ISIS sejak akhir Oktober 2014. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*