pasukan-isisBeirut, LiputanIslam.com –  Untuk kedua kalinya sejak dimulainya operasi pembebasan Mosul, Irak utara, oleh pasukan negara ini, kelompok teroris takfiri ISIS merilis video propaganda berupa dokumentasi perang Mosul.

Video itu diambil dengan rekaman kamera drone yang digunakan ISIS untuk memantau posisi pasukan Irak. Video itu juga mendokumentasikan salah satu aksi pasukan ISIS meledakkan diri di dekat sekumpulan pasukan Irak di kawasan sekitar Mosul.

ISIS juga menampilkan rekaman gambar suasana pertempuran sengit  di mana para anggotanya menggunakan berbagai jenis senjata dalam melawan serangan pasukan pemerintah Irak dan pasukan Kurdi Peshmerga.

Dalam video propaganda itu ISIS memperlihatkan keterbunuhan pasukan elit Irak dalam pertempuran, dan mengklaim sebagai kelompok yang mendapat pertolongan sehingga tidak akan musnah.

ISIS mengklaim bahwa sejak perang Mosul pecah, pasukan Irak dan Peshmerga telah kehilangan 2,200 pasukan, dan menderita kerugian sebesar US$ 420 juta.

Sementara itu, pejabat Kemendagri yang menjadi juru bicara operasi gabungan untuk pembebasan Mosul, Saad Maan, menyatakan pasukan Irak sejauh ini telah berhasil menyingkirkan ISIS dari dua pertiga wilayah Mosul timur.

“Lebih dari dua pertiga bagian timur Mosul telah bebas,” katanya dalam jumpa pers di pangkalan militer Qayarah.

Mosul terbelah oleh Sungai Tigris menjadi bagian timur dan bagian barat. Kawasan permukiman di bagian timur sedikit lebih luas dibanding bagian barat yang merupakan kawasan kuno.

Menurut Maan, di bagian selatan Mosul saja sejauh ini sebanyak 1852 teroris ISIS tewas, dan 108 lainnya diringkus.

“Operasi poros selatan Mosul yang menjadi tanggungjawab pasukan kepolisian federal telah menewaskan 1852 teroris, meringkus 108 teroris lainnya, dan menghancurkan 176 bom mobil,” terangnya.

Operasi pembebasan Mosul dimulai pada 17 Oktober lalu. Sejauh ini pasukan Irak sudah memasuki bagian timur kota kedua terbesar di Irak ini, sedangkan pasukan Irak yang berada di front utara dan selatan masih tertahan oleh perlawanan ISIS sehingga belum masuk ke Mosul .

Diperkirakan di kota ini terdapat  sekitar 1,5 juta penduduk, sementara jumlah warga yang mengungsi tercatat lebihd ari 54,000 orang, tidak termasuk puluhan ribu warga sipil yang diboyong paksa oleh ISIS ke desa-desa di sekitar Mosul untuk dijadikan sandera atau perisai dalam menghadapi pasukan Irak. (mm/raialyoum/reuters/ralyoum7)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL