isis-culik-warga-sipil-di-mosulBaghdad, LiputanIslam.com –  Seorang perwira militer Irak, Lettu Jalil al-Jabouri, Rabu (9/10/2016), menyatakan kelompok teroris ISIS telah memaksa puluhan keluarga penduduk Mosul supaya pindah dari bagian timur ke bagian barat kota ini. Dilaporkan pula bahwa ISIS mengeksekusi puluhan penduduk dengan aliran listrik.

“Informasi inteliijen yang masuk ke tentara Irak menyebutkan bahwa ISIS mulai memaksa penduduk supaya pindah dari bagian kiri (timur) ke bagian kanan (barat) kota Mosul,” katanya.

Dia menambahkan, “Dengan ancaman senjata, ISIS memaksa sedikitnya 80 keluarga penduduk kawasan al-Faisaliah di Mosul timur supaya bergerak ke bagian kanan.”

Menurutnya, ISIS memasang bom pada rumah-rumah warga, dan menjadikan mereka sebagai perisai di depan pasukan Irak yang menggelar operasi besar-besaran sejak 17 Oktober lalu untuk membebaskan Mosul dari pendudukan ISIS.

Pekan lalu pasukan Irak berhasil memasuki permukiman timur Mosul, tapi belakangan ini gerak maju mereka melambat akibat sengitnya perlawanan ISIS yang dilakukan dari perkampungan dan jalanan.

Menteri Imigrasi Irak Jasim Mohammad al-Jaf menyatakan sebanyak 40,202 orang telah mengungsi dari tempat tinggal mereka sejak pasukan Irak menggelar operasi pembebasan Mosul. Mereka ditampung di kamp-kamp pengungsi yang tersebar di berbagai kota dan daerah.

PBB sebelumnya memperkirakan jumlah pengungsi bisa mencapai satu juta  orang. Sejauh ini di Mosul masih terdapat 1.5 juta penduduk dan ada kekuatiran terhadap nasib mereka di tengah pertempuran serta kemungkinan mereka akan dijadikan sebagai perisai oleh ISIS.

Di bagian lain, sumber lokal provinsi Nineveh mengatakan ISIS telah menyetrum 30 penduduk hingga tewas.

“Para teroris ISIS telah mengeksekusi 30 penduduk dengan sengatan listrik. Para korban itu didakwa melakukan aksi mata-mata untuk kepentingan pasukan pemerintah Irak,” tutur sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan itu. Dia menambahkan bahwa adegan eksekusi itu direkam oleh ISIS.

Sumber lain yang juga anonim mengatakan 10 anggota ISIS pembawa misi serangan bunuh diri tewas ketika hendak menyerang pasukan Irak di sekitar Mosul.

“Pasukan kontra-terorisme terus bergerak menuju Mosul… ISIS mengirim 10 bom mobil untuk menyerang pasukan Irak, tapi terdeteksi oleh pasukan intelijen Irak, dan para anggota ISIS pembawa misi serangan bom mobil itupun tewas sebelum mencapai tujuan,” ungkapnya. (mm/anadolu/alsumarianews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL