pasukan isis di yarmouk suriah

Kawanan teroris ISIS di Yarmouk, Suriah.

Damaskus, LiputanIslam.com – Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kamp pengsungsi Palestina Yarmouk, selatan Damaskus, mulai tertekan mundur sejak Kamis malam lalu (9/4). Demikian dikatakan juru bicara kelompok yang menamakan dirinya “Perkumpulan Musim Semi Revolusi” (Tajammu’ Rabi’ al-Tsaurah/TRT), Matar Ismail.

“Kamp Yarmouk dewasa ini relatif tenang, meskipun masih ada kontak senjata kelompok (Palestina) Aknaf Beit al-Maqdis melawan ISIS dan al-Nusra,” kata Ismail dalam statemennya, sebagaimana dilansir al-Arabi al-Jadid.

Menurut TRT, dalam sembilan hari terakhir Aknaf Beit al-Maqdis berhasil membunuh 70 ekstrimis takfiri ISIS dan al-Nusra di Yarmouk.
TRT menambahkan bahwa tentara Suriah juga sudah memulai operasi militernya untuk mengganyang ISIS dari kawasan Hajar al-Aswad yang bersebelahan dengan Yarmouk. Menurut TRT, tentara Suriah juga berhasil memberikan pukulan-pukulan telak terhadap para ekstrimis takfiri.

Kamis lalu beberapa media Arab menyebutkan telah terjadi kesepakatan tentara Suriah dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk melancarkan operasi militer bersama terhadap ISIS di Yarmouk, namun tak lama kemudian PLO menyatakan tidak ikut terlibat dalam operasi itu.

Seperti diketahui, ISIS melancarkan serangan ke kamp pengungsi Yarmouk sejak 1 April lalu dan kemudian berhasil menguasai sebagian besar kawasan, namun kelompok-kelompok pejuang Palestina tetap bertahan melawan mereka sehingga kemudian mendapat bantuan dari pasukan Suriah.

PBB menyatakan hampir 18,000 warga sipil, termasuk sejumlah besar anak kecil, terjebak di sana dalam kondisi mengenaskan. Namun pemerintah Suriah menyatakan bahwa sebagian warga sudah berhasil dievakuasi ke tempat aman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL