Damaskus, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris ISIS telah meledakkan dan membakar kilang gas Hayyan di bagian timur provinsi Homs sebelum mereka mundur dari sana.

“Organisasi teroris ISIS telah membakar instalasi kilang gas Hayyan sore hari ini dan menghancurkannya secara total, sebelum mundur darinya menuju kota Tadmur (Palmyra), untuk menahan gerak maju pasukan Suriah ke ladang-ladang minyak dan gas Hayyan,” ungkap sumber militer kepada kantor berita Jerman, DPA, Kamis (2/2/2017).

Kantor berita Sputnik milik Rusia juga mengutip pernyataan seorang komandan lapangan Pasukan Arab Suriah (SAA) bahwa ISIS telah membakar sisa-sisa kilang gas di kawasan tersebut dengan menggunakan bahan peledak dalam jumlah besar, setelah sebulan lalu mereka juga melakukan peledakan di sana.

Beberapa sumber menyatakan bahwa pasukan udara Suriah telah menghancurkan banyak peralatan tempur ISIS yang bergerak mundur menuju ladang-ladang minyak di kawasan sekitar kilang Hayyan dan kota Palmyra.

Kilang Hayyan merupakan pabrik gas terbesar di Suriah dan mulai ditempatkan pada peta investasi negara ini di awal tahun 2010 dengan dana lebih dari 290 juta euro.

Sementara itu, ISIS belakangan ini menggunakan taktik perang gerilya terhadap kelompok-kelompok oposisi bersenjata Suriah.

Sumber oposisi Suriah menyatakan ISIS telah melancarkan serangan tiba-tiba terhadap pos al-al-Dhahr di kawasan al-Lijah, timur Daraa, dengan menggunakan taktik perang gerilya dalam serangan ke beberapa titik kawasan Rabat terhadap kelompok Jaish al-Hurr (Pasukan Kebebasan Suriah/FSA). Serangan ini menewaskan enam pasukan kubu oposisi dan melukai 13 lainnya, sedangkan di pihak ISIS telah jatuh enam korban tewas dan tujuh korban luka. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL