Damaskus, LiputanIslam.com –  Kecamuk pertempuran hebat kembali terjadi di sekitar bandara atau pangkalan udara Deir ez-Zor, Suriah timur. Kelompok teroris ISIS mengerahkan pasukan besar-besaran untuk menguasai pangkalan itu, Minggu (15/1/2017), dan dilawan dengan sengit oleh pasukan pemerintah dan kelompok-kelompok pendukungnya.

“Ratusan elemen teroris dengan persenjataan beratnya bermaksud mendekat bandara kota ini, tapi sampai sekarang tak berhasil. Pasukan Garda Presiden, kelompok-kelompok adat, dan pasukan (relawan) pertahanan nasional menghadapi gempuran ISIS dengan segenap kemampuan di sekitar bandara dan perbukitan al-Tharda,” kata sumber di lapangan.

Dia menambahkan bahwa dua kelompok pasukan ISIS hancur total bersama perlengkapan militer mereka, dan sebanyak lebih 70 anggota ISIS bergelimpangan tanpa nyawa dalam pertempuran itu.

Media ISIS mengklaim pasukan teroris berhasil menguasai pangkalan al-Taamin, blok pabrik dan perumahan al-Jahiziyah di sekitar bandara, tapi dibantah oleh sumber tersebut.

“Sampai disiarkan oleh media-media teroris, berita itu tidak benar dan ditujukan hanya untuk menguatkan mental para teroris,” katanya sembari menegaskan bahwa pasukan Suriah dan kelompok-kelompok bersenjata sekutunya dapat menahan serangan mereka.

Dia menjelaskan bahwa ISIS bermaksud menduduki dataran tinggi strategis al-Tharda untuk selanjutnya merebut bandara Deir ez-Zor.

Bandara ini merupakan satu-satunya jalur suplai bantuan pasukan Suriah kepada sekitar 200,000 penduduk yang terkepung ISIS di kota Deir ez-Zor. Jika bandara ini sampai jatuh ke tangan ISIS maka ini menjadi pukulan telak bagi rakyat dan pasukan Suriah.

Sebagian besar wilayah provinsi Deir ez-Zor dikuasai ISIS, tapi bagian pusat dan bandara kota Deir ez-Zor yang terkepung ISIS sejak dua tahun lalu sampai sekarang masih dikuasai pasukan Suriah.

Laporan lain dari lembaga Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) menyatakan ISIS yang memulai serangan maisf sejak Sabtu lalu dapat bergerak maju meskipun mendapat serangan udara. Mereka dapat menguasai sejumlah bukit yang menghadap ke bandara dan sudah lama mereka incar.

“Pertempuran berlangsung sengit antara kedua pihak hingga Minggu,” kata Rami Abdulrahmah, Direktur Eksekutif SOHR.

Menurutnya, serangan ISIS ini merupakan yang tersengit dalam satu tahun terakhir dari beberapa arah di kota yang lebih dari 60% wilayahnya yang mereka kuasai, dan misi mereka sekarang ialah “memutus jalur antara kota ini dan pangkalan udara militer.”

Dia mengatakan sedikitnya 12 orang di pihak pasukan Suriah dan 20 orang lainnya di pihak ISIS tewas dalam pertempuran ini.  (mm/farsnews/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL