Makishifah, LiputanIslam.com – Pasukan dan relawan Irak terus mengalami kemajuan pesat dalam operasi pembebasan kota Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin, yang dimulai sejak Minggu (1/3/2015) dengan sandi “Labbaika Ya Rasulullah”.

Kepala Komite Keamanan Provinsi Salahuddin, Khaled al-Jassam, mengatakan bahwa pasukan keamanan Irak yang didukung angkatan udara dan darat terus bergerak maju ke pusat kota Tikrit dan sudah berada di lokasi yang berjarak sekitar 300 meter dari gedung kegubernuran di kota ini.

“Beberapa anggota ISIS memilih kabur setelah tak berdaya menghadapi pasukan dan relawan Irak,” ungkapnya kepada TV Irak, IMN, Rabu (4/2/2015).

Senada dengan ini, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Irak menyatakan sebanyak 140 anggota ISIS telah kabur dari Tikrit, dan sekitar 30 persen dari total jumlah kawanan bersenjata ISIS yang berada di Fallujah juga kabur dari kota Fallujah.

“Para begundal ISIS sekarang berada dalam kondisi sangat tertekan dan berantakan. Anggota kami yang memantau telah melihat terjadinya aksi kabur secara massal dari Fallujah, terutama para anggota ISIS dari kalangan pemuda. Sejauh ini jumlah mereka yang kabur mencapai 30 persen,” ungkap Kemhan Irak, sebagaimana dilaporkan al-Sumaria News.

Kemhan Irak menambahkan, “Laporan-laporan awal menyebutkan bahwa jumlah kawanan bersenjata yang kabur dari Tikrit 140 teroris. Mereka kabur diterjang operasi militer pasukan gagah berani kami terhadap mereka.”

Kemhan Irak menyatakan bahwa selama empat hari operasi militer besar-besaran di Salahuddin sebanyak 97 distrik dan daerah provinsi ini berhasil dibebaskan dari cengkraman ISIS.

Reporter Alalam yang meliput langsung operasi pembebasan Tikrit melaporkan sebanyak hampir 150 kawanan bersenjata ISIS yang sebagian besar adalah warga negara asing, terutama dari kawasan selatan Afrika, masih berada di kawasan Makishifah di pinggiran kota Tikrit.

Komandan relawan al-Hasyd al-Sakbi, Falah al-Zubaidi, mengatakan, “Pasukan keamanan dan al-Hasyd al-Syakbi bergerak maju dengan cepat dalam operasi pembebasan berbagai kawasan provinsi Salahuddin yang semula dikuasai ISIS, seperti kawasan al-Alam, al-Daur, Banat al-Hasan, al-Zab, dan tenggara Dajlah.”

Alalam juga melaporkan bahwa pasukan intelijen Irak telah menghabisi tokoh ISIS bernama Abu Hamzah al-Ibbadi yang bertanggungjawab membuat bahan peledak di Fallujah. Dia tewas bersama empat pendampingnya terkena serangan udara terhadap sebuah tempat pembuatan bahan peledak.

Pasukan Irak juga telah menghancurkan secara total sebuah lokasi latihan perang ISIS di dekat sebuah masjid jami’ di kawasan al-Jughaifi.
Laporan lain dari al-Sumaria News juga menyebutkan bahwa pasukan keamanan di bawah komando Menteri Dalam Negeri Mohammad Salim al-Ghaban berhasil membebaskan dua kawasan Abu Khudud dan Shakir Falih, provinsi Salahuddin.

“Mereka juga membunuh beberapa anggota geng teroris ISIS yang bersembunyi di sebuah masjid,” kata seorang narasumber keamanan.
Sejak Minggu (1/3/2015) tentara dan pasukan keamanan yang didukung relawan Syiah dan Sunni mulai menggelar operasi militer besar-besaran untuk membebaskan Tikrit dan provinsi Salahuddin secara keseluruhan dari tangan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*