suriah asap di palmyraHmeimim, LiputanIslam.com –   Kelompok teroris ISIS mengerahkan lebih dari 4000 petempurnya untuk mengusai lagi kota bersejarah Palmyra (Tadmur), Suriah. Demikian dinyatakan oleh markas Hmeimim, Minggu (11/12/2016).

Menurut markas ini, meskipun menderita korban jiwa dan materi dalam jumlah besar, ISIS tetap berusaha berkonsentrasi di daerah permukiman Palmyra, di tengan gencarnya serangan udara Rusia.

Reuters mengutip keterangan sumber-sumber ISIS bahwa kelompok takfiri ini telah memperkuat kekuasaan mereka atas Palmyra, Minggu, setelah sempat mundur beberapa lama akibat sengitnya serangan udara Rusia.

Markas Hmeimin menyatakan bahwa ISIS terpantau mengerahkan pasukan dan senjatanya secara besar-besaran ke Palmira dan Deir ez-Zor, sementara pasukan Suriah bertempur dalam posisi bertahan di Palmyra.

Sebelumnya di hari yang sama, Kemhan Rusia menyatakan bahwa tentara Suriah yang didukung pasukan udara Rusia berhasil membendung semua serangan teroris ke Palmyra.

“Kawanan bersenjata mengerahkan pasukan bom bunuh diri, mobil lapis baja, dan mortir,” ungkap Kemhan Rusia.

Kemhan Rusia menambahkan pada malam sebelumnya Rusia telah melancarkan 64 kali serangan di sekitar Palmyra hingga menewaskan lebih dari 300 teroris ISIS, menghancurkan 11 tank dan kendaraan infanteri, dan 31 mobil bersejata otomatis.

ISIS mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke Palmyra sejak Kamis pekan lalu untuk menguasai kembali kota purbakala ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL