galon kimia isisRamadi, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah menggunakan roket-roket yang mengandung unsur kimia berbahaya dalam aksi-aksi teror mereka di Irak dan Suriah. Bersamaan dengan ini juga dilaporkan bahwa ISIS telah menyerang masjid Syiah di Baghdad hingga menjatuhkan banyak korban.

Kantor berita Sputnik yang berbasis di Rusia menyebutkan bahwa wartawannya telah menyusun film dokumenter yang merekam fakta-fakta yang ada di gudang-gudang senjata kimia yang digunakan ISIS dalam melancarkan aksi-aksi teror terhadap militer maupun sipil di Irak.

“Pasukan relawan provinsi Anbar, Irak, telah menemukan dua gudang kimia di sebuah kawasan industri di sebelah barat kota Ramadi yang sebelumnya dikuasai oleh para teroris ISIS,” kata wartawan Sputnik.

Dalam data video terlihat salah seorang komandan relawan menjelaskan ihwal galon-galon berisi bahan kimia berbahaya yang ditempatkan di sebuah gudang yang sebelumnya dikuasai ISIS selama enam bulan. Dia juga menerangkan cara-cara ISIS menggunakan bahan-bahan itu dalam melancarkan serangan teror.

Disebutkan bahwa banyak galon berisikan zat-zat chloromethyl  yang dicatat oleh PBB sebagai zat berbahaya karena dapat merusak tubuh manusia maupun benda-benda lain yang terbuat dari logam. Sebagian galon ditemukan sudah kosong sehingga menjadi indikasi bahwa ISIS telah menggunakannya.

Dilaporkan pula pada 11 Februari lalu ISIS telah menggunakan bahan itu untuk menyerang pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga, dan orang-orang Yazidi yang memerangi ISIS di provinsi Sinjar. Dalam kasus itu sebanyak 23 orang mengalami luka bakar dan gangguan pernafasan.

Sebelum itu, ISIS juga pernah melancarkan serangan di Tikrit dengan menggunakan gas klorin.

Dalam dua tahun terakhir ini ISIS diketahui telah beberapa kali menggunakan senjata kimia di Irak dan Suriah dengan korban yang sebagian besar adalah warga sipil. Dan dari beberapa data yang ada diketahui pula sebagian besar bahan terkutuk itu didapat ISIS dari Turki.

Pasukan Irak kini sedang dalam proses pemindahan galon-galon kimia itu ke tempat yang lebih aman, dan orang yang tidak berkepentingan dilarang memasuki lokasi tersebut.

ISIS Serang Masjid Syiah

Sedikitnya 15 orang terbunuh dan 50 lainnya luka-luka akibat serangan teror terhadap sebuah masjid milik warga Syiah di Baghdad, ibu kota Irak, Kamis (25/2).

Reuters melaporkan bahwa ISIS bertanggungjawab atas serangan itu. Disebutkan bahwa dua orang anggota ISIS telah melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah masjid di kawasan al-Syu’lah yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah di Bagdad.

Ledakan kedua terjadi ketika aparat keamanan Irak berdatangan ke lokasi peledakan pertama. Empat di antara korban meninggal adalah anggota aparat keamanan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL