senjata isisBaghdad, LiputanIslam.com – Pasukan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah menggali parit di sekitar kota Mosul dan kawasan Baashiqah dengan tujuan menghalangi operasi pembebasan ibu kota provinsi Ninawa di bagian utara Irak tersebut oleh pasukan negara ini. Demikian dikatakan Said Mamuzini, petinggi Partai Demokrasi Kurdistan Irak, kepada lembaga pemberitaan Irak al-Sumaria, Minggu (14/12)

Mamuzini memastikan bahwa tindakan ISIS itu tidak akan menghalangi operasi pembebasan Mosul dan tak akan berpengaruh apapun bagi tekad semua pihak yang akan terlibat dalam operasi itu dalam waktu dekat ini.

Perdana Menteri Irak Haider Abadi 30 November lalu mengumumkan sudah terbentuk sebuah pasukan komando untuk pembebasan provinsi Ninawa.

Minggu kemarin dilaporkan bahwa angkatan bersenjata dan pasukan reaksi cepat anti terorisme Irak mulai dikerahkan untuk menggelar operasi besar-besaran pembebasan Mosul. Mereka juga didukung oleh relawan serta kelompok-kelompok pasukan adat Mosul dan pasukan Kurdistan Irak, Peshmerga.

ISIS berhasil menguasai banyak kawasan di bagian utara dan barat Irak setelah melancarkan serbuan secara besar-besaran sejak 9 Juni lalu. Namun belakangan ini pasukan dan relawan Irak meraih kemajuan besar dalam perjuangan menumpas ISIS. Banyak kawasan bebas satu persatu dari tangan ISIS, dan korban tewas di pihak ISIS dilaporkan terus berjatuhan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL