Mosul, LiputanIslam.com –  Sumber lokal Mosul, Minggu (16/4/2017), mengatakan ISIS telah mengeksekusi delapan petugas keamanannya sendiri karena dianggap telah membocorkan informasi kepada pasukan Irak.  Menurut sumber anonim ini, delapan anggota ISIS itu dihabisi dengan berondongan peluru, satu di antaranya Abu Abdurrahman al-Hayali, komandan datasemen keamanan ISIS di Mosul barat.

“Mereka dituduh demikian setelah terjadi serangan udara terhadap sekelompok komandan ISIS di sebuah rumah di bagian kanan (barat) Mosul. Apa yang disebut mahkamah syariat ISIS telah mengeluarkan vonis hukuman mati terhadap mereka dengan tuduhan pengkhianatan. ISIS lantas mengeksekusi mereka di hadapan semua anggotanya agar mereka semua takut,” terangnya.

Mosul merupakan kota kedua terbesar di Irak. Kota yang terbelah oleh Sungai Tigris menjadi bagian timur dan barat  ini dikuasai ISIS pada musim panas 2014. Pada Oktober 2016 pasukan Irak berhasil membebaskan bagian timur, dan pada 19 Februari 2017 mereka memulai lagi operasi militer untuk pembebasan Mosul barat.  (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL