suriah petempur YPG2Kobane, LiputanIslam.com – Pasukan teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah menguasai lebih dari dua pertiga kota Ain al-Arab atau Kobane di bagian utara Suriah. Alalam melaporkan bahwa berbagai sumber menyebutkan ISIS telah menguasai semua wilayah timur Kobane hingga sebagian kecil wilayah timur laut dan sebagian wilayah tenggara.

Kemajuan ISIS dalam pertempuran dengan milisi Kurdi yang berjuang mempertahankan kota itu mengundang pertanyaan mengenai efektivitas serangan pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS). ISIS tetap kuat dan dapat bergerak maju meskipun belum lama ini Washington mengumumkan pihaknya telah melancarkan sembilan kali serangan udara terhadap satuan-satuan petempur ISIS serta menghancurkan empat bangunan yang dikuasai ISIS.

Sementara itu, pemerintah Iran memberikan peringatan keras kepada semua pihak yang mencoba bermain di Suriah dengan kedok perang melawan terorisme. Teheran menegaskan bahwa langkah apapun yang ditujukan untuk menciptakan “perubahan fundamental” di Suriah dengan dalih perang melawan ISIS akan menimbulkan “dampak keras bagi koalisi AS-Zionis”.

“Teheran tidak akan membiarkan para teroris menjatuhkan pemerintahan Suriah dan ‘poros muqawamah’,” tegas Wakil Menteri Luar Negeri Iran Urusan Arab dan Afrika Hossein Amir Abdollahian, sebagaimana dilansir Alalam Jumat (10/10).

Abdollahian juga mengingatkan Turki supaya tidak melakukan campur tangan militer darat di Suriah. Dia juga memastikan bahwa Iran akan mengirim bantuan yang diperlukan untuk pemerintah Damaskus dan pihak Kurdi di Kobane dalam perang melawan para teroris. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL