mobil isisBaghdad, LiputanIslam.com – Operasi gerak cepat pasukan Irak di utara provinsi Salahuddin yang terjadi bersamaan dengan pesatnya gerak maju pasukan Suriah dalam penumpasan terorisme beberapa hari terakhir ini menjadi pukulan telak bagi gerombolan teroris terganas di muka bumi, ISIS. Akibatnya, situasi di kota Mosul, ibu kota provinsi Ninawa di utara Irak, yang menjadi pusat komando dan perkumpulan ISIS, dilaporkan rusuh dan tegang.

Keterangan sumber-sumber lokal yang dilansir IRNA, Senin (19/10), menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini Mosul terlihat mencekam, khususnya sejak terjadi operasi militer Irak di Baiji.

“Aneh, sebagian markas regu-regu teroris ISIS di dalam kota Mosul tiba-tiba tidak aktif dan seolah orang-orang bersenjata sudah meninggalkan markas-markas itu,” kata sebuah sumber.

Sumber-sumber itu memastikan mental kawanan teroris itu sudah jatuh sejak tersiar kabar ISIS kalah telak di berbagai front di bagian utara provinsi Salahuddin. Karena itu, sebagian anggota ISIS yang berasal dari negara-negara asing terlihat berupaya membawa keluarganya keluar dari Mosul.

Kabar terpuruknya mental para teroris itu dibenarkan oleh Mohammad Surchi, juru bicara sebuah kelompok bersenjata penduduk provinsi Ninawa, dalam wawancara dengan al-Sumaria News.

“Milisi ISIS sedang bersembunyi, dan dalam beberapa hari ini mereka jarang tampil di tengah kota,” katanya.

Pesatnya pergerakan pasukan Irak dalam operasi pembebasan Baiji di utara Tikrit, ibu kota Salahuddin, yang dimulai Rabu pekan lalu dan melibatkan pasukan militer Irak dan pasukan relawan al-Hasdh al-Shaabi telah mengejutkan kawanan teroris ISIS dan membuat mereka kelabakan sehingga bahkan banyak di antara mereka yang justru terperangkap hingga tewas atau tertawan ketika berusaha kabur dari lokasi. Diumumkan bahwa anggota ISIS yang tewas mencapai 1000 orang.

Dalam operasi itu pasukan Irak berhasil membaskan bukan hanya kota dan komplek kilang minyak Baiji, melainkan juga kawasan al-Siniyah hingga kawasan al-Fathah di garis perbatasan provinsi al-Tamim yang beribu kotakan Kirkuk. Sekarang pasukan Irak sedang mempersiapkan operasi serangan terhadap dua wilayah, yaitu wilayah al-Shirkat di utara Baiji dan di perbatasan provinsi Ninawa serta wilayah al-Huwaijah di selatan Kirkuk.

Ahad lalu pasukan al-Hashd al-Shaabi dari pusat kota Baiji mengumumkan bahwa sebagian besar kawasan kota ini sudah tersisir dan dipastikan bersih dari unsur ISIS.

Serangan intensif pasukan Irak terhadap ISIS di provinsi Salahuddin, khususnya di kawasan al-Fathah, masih berlanjut, dan bahkan beberapa laporan menyebutkan bahwa operasi pembebasan al-Huwaijah sudah dimulai.

Serangan pasukan Irak beberapa hari lalu terhadap ISIS di utara Salahuddin telah mengacaukan pusat komando ISIS di kawasan ini sehingga banyak komandan dan pasukan ISIS yang berasal dari luar negeri, terutama Arab Saudi, terpaksa kabur dari lokasi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL