isis-raqqa-syriaMosul, LiputanIslam.com – Kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah membunuh 10 dokter di kota Mosul, provinsi Nineveh, Irak Utara, serta mengeluarkan semua pasien yang ada di beberapa rumah sakit utama kota ini dan mengkhususkannya untuk merawat para petempur ISIS yang jumlahnya terus membengkak.

“ISIS telah mengeksekusi 10 dokter di Mosul karena mereka enggan merawat para anggota ISIS yang cidera akibat operasi militer dan serangan udara pasukan koalisi internasional,” ungkap seorang narasumber setempat, sebagaimana diberitakan lembaga pemberitaan Irak, al-Sumariya, Jumat (28/11).

Narasumber yang meminta jatidirinya dirahasiakan itu menambahkan, “10 dokter itu dieksekusi sekitar tiga hari lalu di bagian selatan kota Mosul dan jenazah mereka telah diserahkan kepada Departemen Kedokteran Forensik.”

Dia menjelaskan bahwa serangan udara pasukan koalisi terhadap posisi-posisi ISIS di Nineveh serta serangan kelompok-kelompok bersenjata anti ISIS meningkat pada bulan ini hingga menyebabkan banyak anggota ISIS tewas dan luka.

“Sekarang ini ISIS mengosongkan semua rumah sakit utama di Mosul dari para pasien serta mengkhususkannya untuk perawatan para korban luka ISIS sendiri, sementara banyak dokter yang enggan merawat mereka yang setiap hari masuk sebanyak puluhan orang,” kata narasumber tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa obat-obatan sangat langka di rumah sakit, sementara yang ada digunakan hanya untuk mengobati para anggota ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL