isis-di-mesirKairo, LiputanIslam.com –  Kelompok teroris takfiri ISIS menyatakan bertanggungjawab atas pembunuhan seorang jenderal Mesir di provinsi Sinai Utara.

Kelompok ekstrimis yang aktif terutama di Irak dan Suriah ini, Jumat (5/11/2016), mengaku anggotannya telah membunuh Brigjen Hesham Mohammed Mahmoud Abualazm, 47 tahun, dengan berondongan peluru saat dia mengendarai mobil di al-Arish, ibu kota provinsi tersebut.

Jubir militer Mesir melalui akun Facebooknya menyatakan Abualazm diserang oleh tiga orang.

“Tiga elemen teroris menyerang Brigjen Hisham Mohammed Mahmud, salah seorang pahlawan angkatan bersenjata, di luar rumahnya di al-Arish usai menunaikan shalat, sehingga dia mati syahid,” tulisanya.

Sumber keamanan Mesir Sabtu kemarin menyatakan 24  militan tewas dihantam serangan angkatan udara Mesir di desa al-Tumah di selatan kota Sheikh Zweid, Sinai Utara.

Dalam beberapa tahun terakhir ini militan di Mesir telah membunuh ratusan tentara dan polisi Mesir di Semenanjung Sinai yang jarang penduduk.

ISIS aktif di wilayah itu dengan nama Velayat Sinai dan berada di balik pembunuhan perwira polisi Kol. Hassan Ahmad Rashad.

Serangan terhadap tentara dan polisi meningkat sejak presiden Mesir Mohamed Morsi dikudeta oleh militer pada tahun 2013.

Menyusul serangan yang menewaskan 21 tentara pada Juli 2015, militer Mesir pada September di tahun yang sama melancarkan operasi keamanan secara masif terhadap kelompok-kelompok bersenjata di Sinai.

Jumat lalu, Ahmed Aboul Fotouh, seorang hakim Mesir yang terlibat dalam persidangan Morsi, selamat dari upaya pembunuhan di kawasan Nasr City di bagian timur Kairo, ibu kota Mesir. (mm/presstv/skynews/news24)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL