isis eksekusi 5Jenewa, LiputanIslam.com –  Juru bicara lembaga kemanusian PBB Ravina Shamdasani, Jumat, menyatakan ISIS membunuh ratusan orang, termasuk 50 pembelot dan 180 mantan pegawai pemerintah Irak di sekitar markas mereka di Mosul.

50 orang dieksekusi karena desersi di pangkalan militer Ghatlani di Mosul pada hari Senin, dan 180 dieksekusi pada Rabu, ketika ISIS mundur dari kota Gogjali.

Hal tersebut dilaporkan Shamdasani dalam briefing reguler PBB di Jenewa, Jumat (4/11/2016), dengan mengutip “laporan terpercaya” dari berbagai sumber, termasuk dari daerah yang diduduki ISIS.

Dia juga mengatakan bahwa ISIS telah mengangkut 1.600 warga yang diculiknya dari kota Hammam al-Alil ke Tal Afar pada hari Selasa. Para korban ini bisa jadi akan digunakan sebagai perisai manusia, dan sebagian diantaranya mungkin juga diboyong ke Suriah. Selain itu, ISIS juga mencokok 150 keluarga dari Hammam al-Alil ke Mosul pada hari Rabu.

“Juga pada Rabu, ISIL (ISIS) dilaporkan mengggunakan pengeras suara untuk memerintahkan penduduk Lazaghah dan desa-desa Arij, sekitar 5 km dari pusat kota Hammam al-Alil, supaya meninggalkan desa mereka atau dihukum berat,” kata Shamdasani.

ISIS mengumumkan kepada warga Hammam al-Alil bahwa mereka harus menyerahkan anak-anak mereka, terutama anak laki-laki di atas usia sembilan tahun, untuk dijadikan pasukan di bawah umur.

Penduduk Kuasai Penjara Utama Mosul

Sebuah sumber keamanan provinsi Nineveh menyebutkan bahwa penduduk telah merebut penjara utama ISIS di bagian barat Mosul dan membebaskan 45 orang yang disekap ISIS di dalamnya, setelah massa membunuh para para penjaganya.  Tak ada laporan lebih lanjut tentang ini.

Komandan operasi pembebasan Mosul bersandi “Qadimun, Ya Nainawa” (Kami Datang, Wahai Nineveh), Jenderal Abdul Amir Rashid Yarallah menyatakan sebanyak enam daerah telah bebas di selatan Mosul dan bendera Irak telah berkibar di sana.  (mm/reuters/ alsumarianews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL