anak isisAbudhabi, LiputanIslam.com – Kelompok teroris ISIS dilaporkan telah membantai 200 anak kecil. Portal berita Akhabr al-Saah yang berbasis di Uni Emirat Arab Minggu (8/11) menyebutkan bahwa gerombolan teroris takfiri itu telah memublikasi penggalan video yang merekam adegan pembantaian massal 200 anak kecil yang menolak direkrut menjadi anggota ISIS.

Dilaporkan bahwa anak-anak kecil di salah satu kawasan yang dikuasai ISIS menolak memenuhi perintah para komandan ISIS supaya mereka mengangkat senjata sebagai anggota ISIS, dan karena itu mereka dibantai secara massal dengan menggunakan senapan otomatis. Namun, dari rekaman video itu tak dapat diketahui lokasi dan negara yang menjadi tempat adegan sadis itu.

Sebelumnya, anggota Komisaris Tinggi PBB untuk HAM (HCHR) mengatakan, “ISIS di Mosul memiliki empat kamp khusus pelatihan anak kecil untuk serangan bom bunuh diri, dan mereka melatih 1200 anak di kamp-kamp ini untuk operasi serangan bunuh diri.”

Menurutnya, jumlah total anak kecil yang dilatih ISIS di Mosul untuk misi serangan teror mencapai lebih dari 4000 anak. Dia juga memastikan bahwa ISIS bersimbah dosa pelanggaran HAM.

“HCHR dan masyarakat internasional menegaskan bahwa ISIS telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan anti kemanusiaan. Kami memiliki 6000 dokumen tindakan ISIS yang menyalahi HAM,” katanya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL