Teheran, LiputanIslam.com –  Wakil panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigjen Esmail Qaani melontarkan kecaman pedas terhadap Kerajaan Arab Saudi dengan menyebutnya sebagai entitas yang bodoh dan hina. Bersamaan dengan ini, petinggi IRGC lainnya menyatakan Iran siap meratakan Tel Aviv dan Haifa di Israel dengan tanah dalam jangka waktu tujuh menit.

“Kami sama sekali tidak memperhitungkan Saudi, karena Saudi memang entitas yang remeh, tak memiliki kehendak sendiri, Amerika mencuri harta Saudi dan memberikannya kepada para takfiri. Saudi memang entitas bodoh yang tak mengerti apa-apa, dan akan tercerabut, dengan pertolongan Allah,”ungkap Qaani, seperti dilansir Tasnim dan dikutip Rai al-Youm, Kamis (2/3/2017).

Dia menambahkan, “Musuh kita, Amerika dan Inggris, telah menghimpun orang-orang paling kotor di dunia dan menjadikan mereka memerangi umat Islam.”

Pada acaramengenang jasa para pejuang Brigade Fatimiyun yang didukung Iran di Suriah, Esmail Qaani menyebut brigade ini “peradaban baru yang tak kenal batas teritorial dalam membela nilai-nilai Islam dan mematahkan konspirasi mustakbirin dunia dan Zionisme.”

Menurutnya, brigade ini merupakan satu-satunya pasukan yang menghadang pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah.

“Semua jalanan dikuasai oleh (para antek) Amerika ketika Fatimiyyun mulai menjejakkan kaki ke tanah Suriah, tapi sekarang jalanan sudah tenang, dan dengan demikian para ksatria Fatimiyyun telah memberikan pelajaran kepada Amerika di Surah. Seandainya tidak ada pasukan ini di lapangan niscaya mereka (para antek AS) tidak akan duduk di meja perundingan, mereka bukan bagian dari rakyat,” terangnya.

Dia menambahkan, “Kita masih baru di awal perjalanan, maka Amerika silakan mengeluarkan warning, Israel silakan mengumumkan situasi darurat, karena mereka (Brigade Fatimiyyun) sedang mengumandangkan takbir, dan zona muqawamah di kawasan ini akan meluas.”

Senada dengan ini, penasehat militer komandan Brigade al-Quds IRGC Brigjen Ahmad Karimpour menyatakan kesiapan Iran untuk memberikan reaksi “tegas dan mematikan” terhadap segala bentuk agresi musuh.

Dia menegaskan bahwa Teheran sudah memetakan sasaran-sasaran strategis di Israel.

“Rudal-rudal jarak jauh kami mampu menghancurkan sasaran-sasaran ini dalam jangka waktu hanya 7 menit 30 detik,” tegasnya.

Dia juga mengatakan bahwa AS tak memiliki keberanian maupun kemampuan untuk melancarkan serangan dengan level yang sama terhadap Iran.

“Kalau perlu, kami akan meratakan Tel Aviv dan Haifa dengan tanah dalam jangka waktu tujuh menit. Semua ‘kota’ kami siap melancarkan operasi seperti ini, maka Rezim Zionis (Israel) dan sekutunya hendaknya mengetahui hal ini,” ancamnya.

Dia lantas menyebutkan bahwa kota yang dimaksud adalah kota rudal Iran di bawah tanah.

“Jika suatu negara sampai meluncurkan rudal ke Republik Islam Iran maka semua markas negara itu akan menjadi sasaran serangan dari kota-kota (rudal) bawah tanah kami,” terangnya.  (mm/raialyoum)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL