Teheran, LiputanIslam.com –  Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis “beberapa foto awal” yang memperlihatkan kehancuran sejumlah bangunan yang menjadi markas kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS/DAESH) di daerah Hajin di timur Sungai Furat, Suriah timur, akibat gempuran enam rudal dan tujuh nirawak Iran.

Dalam jumpa pers, Selasa (2/10/2018), komandan Pasukan Dirgantara IRGC Brigjen Amir Ali Hajizadeh mengatakan, “Kawasan timur Furat dan markas-markas ISIS di sana didukung penuh oleh Amerika Serikat (AS) sehingga berada dalam kondisi tersendiri. Kawasan ini didukung pertahanan dari barat melalui Sungai Furat, dan dari udara karena merupakan zona larangan terbang dan dikuasai oleh pesawat-pesawat koalisi (pimpinan AS).”

Dia menjelaskan, “Penggunaan nirawak semisal Shahed 129 untuk pengambilan gambar saat terjadi hantaman ( rudal ke kesasaran) secara faktual telah menyingkap operasi dan tindakan pasukan koalisi AS memberitahu kelompok-kelompok teroris agar mengosongkan markas-markasnya.”

Hajizadeh melanjutkan bahwa dalam operasi serangan IRGC bersandi “Hantam Muharram” ini telah digunakan berbagai taktik di bidang rudal dan nirawak.

Baca: Satu Tokoh ISIS Abu Ali Masyhadani Dikabarkan Tewas Terkena Rudal Iran

“Kami telah menggunakan berbagai metode intelijen khusus sehingga terlaksanalah serangan kejutan setelah ada kepastian keberadaan para petinggi kelompok-kelompok teroris di tempat,” terangnya.

Dia juga mengatakan bahwa IRGC melakukan operasi struktural yang mengerahkan nirawak bomber.

“Pesawat-pesawat nirawak penyerang masuk ke kawasan itu dan melaksanakan operasi penyergapan para teroris, dan kemudian mengambil gambar lokasi sehingga membuktikan kepada semua orang kecermatan operasi ini dalam membidik target,” pungkasnya.(mm/alalam)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*