iran hossein salamiTeheran, LiputanIslam.com –  Wakil Komandan Garda Republik Islam Iran (IRGC) Brigjen Hossein Salami menegaskan negaranya siap menjalani perang berkepanjangan dengan Amerika Serikat (AS), dan karena itu perunding nuklir Iran sebaiknya pulang apabila kembali mendapat tekanan.

“Republik Islam Iran sudah menyiapkan pasukannya dengan baik untuk mengarungi perang jangka panjang yang pada akhirnya akan dimenangi Iran,” tegasnya, sebagaimana dilansir lembaga pemberitaan Iran Fars News, Kami (7/5).

Menyinggung ancaman militer para petinggi AS, Salami mengataan, “Era penggunaan kekuatan militer sudah berlalu. AS tidak patut membanding-bandingkan kekuatan Iran dengan kemenangan-kemenangannya di masa lalu atas pasukan-pasukan pecundang.  AS salah fatal dalam membuat perhitungan.”

Dia mengingatan, “Jika AS mencoba menggunakan pangkalan udaranya maka ketahuilah bahwa pangkalan itu pasti akan hangus terbakar, dan jika mereka sampai menerbang jet tempurnya (terhadap Iran) maka ketahuilah bahwa langit di depan mereka akan penuh dengan tembakan. Penerbangan pertama akan menjadi penerbangan kali terahir, jangan harap akan ada pesawat mereka yang mendarat dengan selamat, dan karena itu mereka hendaknya menamai operasinya dengan ‘perjalanan terakhir’.”

Dia menambahkan, “Tidak masalah bagi kami berperang dengan AS, sebab kami justru berkeyakinan bahwa medan pertempuranlah yang akan menjadi pentas untuk mempertontonkan keberhasilan dan kekuatan kami yang sesungguhnya.”

Salami juga berpesan kepada perunding nuklir Iran supaya percaya diri dan yakin sepenuhnya kepada kekuatan raksasa rakyat dan angkatan bersenjata Iran.

Menurut laman Washington Freebeacon, pernyataan tersebut dilontarkan Salami menyusul adanya pertemuan Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan beberapa anggota parlemen negara ini dengan para petinggi Israel untuk mendiskusikan “ancaman Iran”. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL