Teheran, LiputanIslam.com –  Panglima Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Ali Jaafari menyatakan bahwa insiden yang terjadi di Sanaa, ibu kota Yaman, belakangan ini merupakan upaya kudeta yang berhasil ditumpas ketika masih dalam “buaiannya.”

“Kudeta terhadap Ansarullah di Yaman tertumpas di saat masih dalam buaiannya,” ungkap Jafari, Selasa (5/12/2017).

Dia menambahkan bahwa Saudi dan para anteknya berusaha merusak stabilitas serta menebar fitnah di antara sesama umat Islam, dan dalam hal ini Saudi “menyertai apa yang dilakukan Rezim Zionis Israel.”

“Kejahatan yang dilakukan bangsa Irak, Suriah, Yaman, dan Bahrain ialah mereka telah belajar dari revolusi Islam (Iran) untuk tidak tunduk kepada kezaliman, dan karena itu dinasti pengkhianat Al-Saud berusaha menghantam stabilitas negara-negara ini,” imbuh Jafari.

Seperti diketahui, mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh terbunuh di tangan Ansarullah Senin lalu ketika berusaha kabur dari Sanaa setelah menyatakan perang terhadap Ansarullah. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL