Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Umum Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Mohammad Ali Jafari menyatakan bahwa Rezim Zionis Israel kini terpenjara di tanah hasil rampasannya.

Dalam pidato pada acara wisuda para perwira baru di Universitas Imam Hossein yang juga dihadiri oleh Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Ali Khamenei di Teheran, ibu kota Iran, Senin (2/7/2018), Jafari mengatakan, “Tahap baru perkembangan global telah dimulai dengan gambaran utamanya yang tercermin dalam terbentuknya konfrontasi antara kubu besar mustadh’afin yang terinspirasi oleh revolusi Islam (Iran) dan kubu mustakbirin pimpinan penjahat Amerika Serikat (AS).”

Dia memastikan bahwa revolusi Islam Iran telah mencekik leher kubu mustakbirin, sebab kini budaya jihad telah tersebar luas, dan kebangkitan Islam telah bertransformasi menjadi sebuah realitas besar yang bergerak menuju penggusuran “rezim-rezim hina” di kawasan.

Mengenai Israel dia mengatakan, “Kaum Zionis sekarang terkepung dan terpenjara di tanah rampasannya dan mendengar pekikan umat Islam dari pelbagai penjuru dunia dengan aneka bahasa mereka di dekat perbatasan Palestina pendudukan.”

Menyinggung Arab Saudi dan sekutunya, Jafari menegaskan, “Koalisi Jahiliyah Arab kini terperangkap di Yaman dan mengalami kekalahan yang memalukan. Keberhasilan (Yaman) ini terjadi di bawah payung resistensi Islam yang terinspirasi dari kedalaman pemikiran pemimpin revolusi, Imam Khomaini, agar bersemayam dalam pikiran dan hati umat Islam dan kaum merdeka dunia.”

Dia juga menegaskan bahwa bangsa Iran yang revolusioner telah mengenyam pengalaman sejarah yang luar biasa dan menghasilkan terbentuknya tahap baru ketidak percayaan kepada AS serta terhimpunnya kekuatan untuk melawan sepak terjangnya di berbagai kancah global. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*