iran ali jafari2Teheran, LiputanIslam.com – Panglima Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Mohammad Ali Jafari kembali mengingatkan Israel agar bersiap-siap menghadapi serangan balasan atas agresinya di kawasan Quneitra, Suriah.

“Kaum Zionis harus bersiap-siap menghadapi halilintar yang menghancurkan dan menyakitkan atas agresi mereka di Golan,” katanya kepada Alalam Rabu (21/1/2015) pada prosesi pemakaman jenderal Iran Mohammad Ali Allahdadi yang juga gugur akibat agresi tersebut bersama enam pejuang Hizbullah, termasuk Jihad Mughniyah.

“Rezim Zionis Israel harus mengetahui bahwa semua elemen IRGC di Iran sama seperti Syahid Allahdadi, semua anggota IRGC sama seperti Syahdi Taqwai, dan semua saudara-saudara kami di Hizbullah juga seperti Syahid Jihad Mughniyah,” katanya.

Dia menambahkan, “Entitas Israel tidak akan pernah menikmati hidup selagi jalan para syuhada dan revolusi Islam tetap berlanjut. Entitas ini harus bersiap-siap menghadapi serangan menyakitkan yang akan menjadi seperti halilintar yang mematikan dari revolusi Islam.”

Menurutnya, Jenderal Allahdadi sangat bergembira ketika menerima misi operasi IRGC di Lebanon.

“Dia segera bergabung dengan saudara-saudara di Hizbullah dan konsisten pada perjuangan dan jihadnya di bawah komando Hassan Nasrallah, dan belakangan dia gugur di wilayah perbatasan tanah pendudukan (Israel) ketika dia berjuang menjamin keamanan wilayah perbatasan negara sahabat dan saudara kami, Suriah,” katanya.

Persenjatai Tepi Barat

Sementara itu, Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Hossein Dehghan menyatakan pihaknya akan mengerahkan segenap kemampuannya untuk mempersenjatai orang-orang Palestina di Tepi Barat.

Pada acara mengenang syuhada Hizbullah yang diselenggarakan di kantor perwakilan Hizbullah di Teheran, Dehghan mengatakan bahwa Israel tak pernah berhenti berusaha menumpas kelompok-kelompok muqawamah (perlawanan), termasuk Hizbullah, namun selalu gagal.

“Sikap Republik Islam Iran terhadap entitas Zionis tetap solid dan tak berubah, dan karena para pejuang muqawamah mewakili umat Islam dunia dalam menghadapi Zionis dan kelompok-kelompok teroris takfiri maka kami akan mengerahkan segenap kemampuan kami dalam menyokong dan memperkuat Hizbullah dan perlawanan rakyat Lebanon.

Dia kemudian menyebutkan bahwa bangsa Palestina di Tepi Barat harus dipersenjatai.

“Tentang ini sikap kami tidak juga tidak berubah. Republik Islam Iran memiliki kebijakan yang tetap dan umum untuk mempersenjatai Tepi Barat serta memperkuat kubu muqawamah dan Hizbullah dalam menghadapi rezim perampas dan pendudukan Zionis,” tegasnya.

Seperti diketahui, serangan helikopter Israel terhadap sekelompok pasukan Hizbullah yang sedang menjalankan misinya di kawasan Quneitra, Suriah, Minggu (18/1/2015) selain menggugurkan enam pejuang Hizbullah juga menggugurkan satu jenderal IRGC Mohammad Ali Allahdadi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*